Bekasi, 7–8 Maret 2026 — Kwartir Nasional Gerakan Pramuka (Kwarnas) bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyelenggarakan Pesantren Kilat Ramadan bagi Pramuka Penegak dan Pandega se-Jabodetabek. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Kamis hingga Jumat, 7–8 Maret 2026, bertempat di Gedung Garuda, Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Kemnaker RI, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Kegiatan yang mengusung tema “Remaja Berakhlak, Bangsa Bermartabat” ini diikuti oleh sekitar 300 anggota Gerakan Pramuka golongan Penegak dan Pandega dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Dari Kabupaten Bogor, kegiatan tersebut diikuti oleh 20 orang anggota Dewan Kerja Cabang (DKC) dan Dewan Kerja Ranting (DKR) yang hadir dan dipimpin oleh ketua DKC Kwarcab Kabupaten Bogor kak Randi Berlian untuk mengikuti rangkaian kegiatan pembinaan keagamaan dan penguatan karakter bagi Pramuka Penegak dan Pandega.
Acara pembukaan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Sekretaris Jenderal Kwarnas Gerakan Pramuka Kak Mayjen TNI (Purn) Dr. Bachtiar, S.I.P., M.A.P., yang mewakili Ketua Kwarnas Kak Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso. Turut hadir pula para Wakil Ketua Kwarnas, di antaranya Kak Mayjen TNI Mar (Purn) Yuniar Ludfi, Kak Irjen Pol (Purn) Drs. Wahyu Adi, Kak Mayjen TNI (Purn) Widagdo Hendro Sukoco, Kak Drs. Sigit Muryono, M.Pd., Kons, serta Kak Mayjen TNI (Purn) Toto Siswanto, S.I.P., M.M. Hadir juga Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Nasional Gerakan Pramuka Kak Yana Suptiana, M.Pd.
Selain jajaran Kwarnas, kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum., Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan RI Dr. Cris Kuntadi, S.E., M.M., serta Ketua Bidang Pendidikan MUI Prof. Dr. Faisol Nasar bin Madi, M.A. dan Ketua Komisi Pendidikan MUI Dr. Kartini, S.Ag., M.Pd.
Dalam sambutannya, Sekjen Kwarnas Kak Bachtiar menyampaikan bahwa kegiatan Pesantren Kilat Ramadan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai moral dan spiritual bagi anggota Pramuka di tengah tantangan globalisasi yang semakin kompleks.
“Kegiatan ini merupakan momentum yang sangat penting bagi kita untuk memperkuat tali silaturahmi sekaligus memperkokoh fondasi moral dan spiritual sebagai anggota Gerakan Pramuka. Di tengah arus globalisasi yang semakin kuat, kita dituntut memiliki ketahanan mental yang tangguh, kemampuan berpikir yang cepat, serta karakter yang kuat dalam menyaring setiap nilai dan pengaruh yang datang,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti berbagai materi pembinaan, di antaranya Generasi Bertauhid, Berakhlak dan Berprestasi, Leadership dan Entrepreneur dalam Islam, Generasi Ulil Albab dan Skill Masa Depan, Tilawah Kelompok (Khataman Al-Qur’an), Public Speaking, serta Smart Skill tematik secara rotasi per kelompok. Selain itu, peserta juga mendapatkan informasi mengenai peluang kerja dan program magang luar negeri.
Sementara itu, Wakil Menteri Agama RI Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi’i berpesan agar para peserta tetap menjaga kualitas ibadah puasa selama mengikuti kegiatan pesantren kilat.
“Walaupun ada kemudahan dalam kondisi tertentu untuk tidak berpuasa, namun puasa itu tetap lebih baik dijalankan. Jangan selalu mengandalkan kemudahan yang ada,” pesannya kepada para peserta.
Melalui kegiatan ini diharapkan para anggota Pramuka Penegak dan Pandega mampu menjadikan nilai-nilai spiritual sebagai landasan kehidupan, sekaligus hadir di tengah masyarakat sebagai generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pewarta: Muhammad Ghandur – Pusdatin Kwarnas
Foto: Siswanto – Humas Kwarnas