Dalam rangka meningkatkan kapasitas pengelolaan administrasi penghargaan di lingkungan Gerakan Pramuka, kegiatan Ngabuburit Ayo Pramuka Season 2 digelar pada Kamis, 5 Maret 2026 secara daring melalui aplikasi Zoom. Kegiatan ini diikuti oleh para pengurus kwartir, pembina, serta pengelola administrasi kepramukaan dari berbagai wilayah.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Jawa Barat, Kak Irfan, yang menyampaikan pentingnya pemanfaatan sistem digital dalam pengelolaan data dan administrasi di lingkungan Gerakan Pramuka, khususnya dalam proses pengajuan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka (TPGP).
Materi utama dalam kegiatan ini disampaikan oleh Kak Arif dari Gerakan Pramuka Kwartir Nasional yang menjelaskan secara rinci mekanisme pengajuan serta pengelolaan TPGP melalui sistem digital. Berbeda dari kegiatan sosialisasi pada umumnya, kegiatan Ngabuburit Ayo Pramuka Season 2 dilaksanakan dengan metode full praktik, sehingga peserta dapat langsung mempelajari dan mempraktikkan proses pengelolaan administrasi penghargaan secara langsung.
Dalam sesi praktik tersebut, peserta dibimbing mulai dari pengelolaan PIC pada tingkat kwartir, pengaturan dan pengelolaan peran Dewan Kehormatan, hingga tata cara pengelolaan status pengajuan penghargaan. Selain itu, peserta juga mempraktikkan secara langsung proses verifikasi berkas secara digital, sehingga setiap dokumen yang diajukan dapat diperiksa secara sistematis dan transparan melalui platform yang telah disediakan.
Tidak hanya itu, peserta juga diberikan panduan dalam penyusunan berita acara Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka (TPGP) sebagai bagian dari proses administrasi resmi sebelum pengajuan dilanjutkan ke tahapan berikutnya.
Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan beberapa ketentuan penting, di antaranya penunjukan PIC di setiap Kwartir Ranting (Kwarran) untuk memudahkan koordinasi pengajuan, serta batas waktu pengajuan TPGP yang ditetapkan hingga bulan April 2026. Selain itu, apabila terdapat pengajuan dengan Penilaian Wirakarya (PW) tingkat lebih tinggi namun belum memiliki PW pada tingkat sebelumnya, maka dapat dilengkapi dengan surat keterangan resmi dari kwartir, sesuai dengan kebijakan masing-masing kwartir.
Dari Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kabupaten Bogor, kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Pusdatin Kak Yuniar Witriadi, didampingi Kak Abday Rathaumi, serta Admin Kwarcab Kak Rahmat Hidayat yang turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.
Melalui kegiatan ini diharapkan para pengurus dan pengelola administrasi di berbagai tingkat kwartir dapat lebih memahami mekanisme pengajuan TPGP secara digital, sehingga proses administrasi penghargaan di lingkungan Gerakan Pramuka dapat berjalan lebih tertib, efektif, dan akuntabel.