Acara yang berlangsung di SDN Cileungsi 02 tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an hingga khatam oleh para anggota Pramuka Penggalang. Setelah rangkaian khotmil Qur’an selesai, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah singkat dan diakhiri dengan iftar (buka puasa bersama) yang penuh kehangatan.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ka Mabigus SDN Cileungsi 02, Kak Elis Mustika Liyana, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai keimanan dan kebersamaan di lingkungan Pramuka.
“Momentum Nuzulul Qur’an ini menjadi pengingat bagi kita semua, khususnya adik-adik Pramuka Penggalang, untuk semakin mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman hidup. Saya sangat bangga melihat kebersamaan antara anggota, pembina, dan para alumni yang tetap peduli dan hadir dalam kegiatan ini,” ujar Kak Elis Mustika Liyana, S.Pd.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kak Nuni Rohani, S.Pd selaku Ketua Gudep Putri dan Kak Indra Maulana, S.Pd selaku Ketua Gudep Putra, yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan di lingkungan gugus depan.
Menurut Kak Indra Maulana, S.Pd, kegiatan ini sangat penting untuk menanamkan karakter religius kepada anggota Pramuka sejak dini.
“Melalui kegiatan Khotmil Qur’an dan buka puasa bersama ini, kami ingin menanamkan nilai spiritual, kebersamaan, dan kepedulian di antara anggota Pramuka. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap Ramadan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kak Nuni Rohani, S.Pd juga menambahkan bahwa kegiatan ini mempererat hubungan antaranggota Pramuka lintas generasi.
“Kehadiran para alumni hari ini menjadi bukti bahwa ikatan di Pramuka tidak pernah terputus. Ini menjadi inspirasi bagi adik-adik Penggalang untuk terus aktif dan menjaga nilai-nilai persaudaraan,” tuturnya.
Salah satu alumni yang hadir, Aris Susanto, yang dahulu aktif sebagai Pramuka Penggalang di SDN Cileungsi 02, juga mengungkapkan rasa bahagianya dapat kembali berkumpul dalam kegiatan tersebut.
“Saya merasa sangat senang bisa kembali ke Gudep ini. Banyak kenangan yang teringat, dan melihat adik-adik sekarang tetap semangat dalam kegiatan Pramuka dan keagamaan membuat saya bangga,” ujarnya.
Kegiatan Khotmil Qur’an dan Iftar ini tidak hanya menjadi ajang ibadah bersama, tetapi juga menjadi momentum memperkuat ukhuwah dan semangat kebersamaan antara anggota, pembina, dan alumni Pramuka.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dapat terus tertanam dalam diri setiap anggota Pramuka. Semangat kebersamaan, keimanan, dan kepedulian yang terjalin pada malam penuh berkah tersebut menjadi pengingat bahwa Pramuka bukan hanya tentang keterampilan, tetapi juga tentang membangun karakter, akhlak, dan persaudaraan yang abadi.
(Pewarta : MRU)