Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Cileungsi sukses menggelar Perkemahan Pramuka (Perjusa) bagi peserta didik berkebutuhan khusus sebagai bentuk komitmen dalam memberikan hak pendidikan kepramukaan yang setara bagi seluruh peserta didik. Kegiatan ini dilaksanakan pada 6 Februari 2026 di wilayah Kwartir Ranting Cileungsi.
Kegiatan Perkemahan Pramuka Berkebutuhan Khusus ini diikuti oleh peserta didik golongan Siaga dan Penggalang dari Sekolah Luar Biasa (SLB) yang berada di wilayah Kwartir Ranting Cileungsi. Antusiasme peserta terlihat sangat baik, di mana hampir 50 persen peserta didik SLB turut berpartisipasi dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Kwarran Cileungsi dalam mengembangkan kegiatan kepramukaan yang inklusif.
Dalam wawancara, salah satu pembina, Kak Indriyawati Siti Salamah, S.Pd., menyampaikan bahwa tujuan utama diadakannya kegiatan ini adalah untuk membentuk kemandirian peserta didik berkebutuhan khusus. Menurutnya, kepramukaan tidak hanya dirasakan oleh peserta didik reguler, tetapi juga merupakan hak anak-anak penyandang disabilitas. Selain membentuk kemandirian, kegiatan ini juga bertujuan menghadirkan kebahagiaan, karena pelaksanaan kepramukaan bagi anak berkebutuhan khusus harus dilakukan dengan pendekatan yang menyenangkan dan membahagiakan.
“Kepramukaan ini adalah hak semua anak, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus. Melalui perkemahan ini, kami ingin membentuk kemandirian sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka,” ungkap Kak Indriyawati.
Lebih lanjut, Kak Indriyawati berharap kegiatan Perjusa berkebutuhan khusus ini dapat menjadi langkah awal dan ujung tombak bagi Kwartir Ranting Cileungsi dalam mengembangkan lebih banyak kegiatan kepramukaan bagi penyandang disabilitas. Ia juga berharap ke depannya anak-anak berkebutuhan khusus tidak hanya dilibatkan dalam kegiatan di sekolah, tetapi juga dapat terus diikutsertakan dalam berbagai kegiatan perkemahan lainnya yang diselenggarakan oleh Kwarran Cileungsi.
Rangkaian kegiatan perkemahan meliputi pembukaan, kegiatan kepramukaan, permainan edukatif, Pentas seni, serta kegiatan pembinaan yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta. Seluruh kegiatan berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh keceriaan.
📸 Sumber Foto & Informasi: Olivia Ramadhani, Unit Warta Saskara