Ciawi-Bogor.  Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa di lingkungan SDN Banjarwaru, Kecamatan Ciawi, saat Gugusdepan (Gudep) 24.021–24.022 menutup rangkaian kegiatan Brilliantrent sekaligus membuka kegiatan Karya Bakti Ramadhan Kwartir Ranting (Kwarran) Ciawi melalui kegiatan Iftar atau buka puasa bersama, pada Jumat, 13 Maret 2026.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (Ka Mabigus) SDN Banjarwaru ini diikuti oleh seluruh pembina gugusdepan serta beberapa anggota Pramuka Penggalang Gudep 24.021–24.022 SDN Banjarwaru. Momen iftar yang bermakna membatalkan puasa dan sering dirayakan bersama ini menjadi ruang kebersamaan yang sarat nilai sosial dan spiritual bagi seluruh peserta.

Acara diawali dengan pembacaan dzikir dan doa yang dipimpin oleh salah seorang Pembina Gudep SDN Banjarwaru, Kak Abudin, sebagai bentuk rasa syukur atas kesempatan menjalani ibadah di bulan suci Ramadhan. Setelah itu kegiatan secara resmi dibuka oleh Kak Eneng Siti Laelassari, S.Pd selaku Ka Mabigus SDN Banjarwaru.

Dalam sambutannya, Kak Eneng menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar buka puasa bersama, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan nilai kepedulian dalam Gerakan Pramuka.

“Melalui kegiatan iftar ini kita ingin menanamkan nilai kebersamaan, rasa syukur, dan kepedulian sosial kepada adik-adik Pramuka. Selain menutup kegiatan Brilliantrent, ini juga menjadi awal dari rangkaian Karya Bakti Ramadhan yang diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkap Kak Eneng.

Menjelang waktu berbuka puasa, Kak Abudin kembali memberikan pesan singkat sebelum memimpin doa.

“Semoga kebersamaan sederhana ini menjadi amal kebaikan dan mempererat ukhuwah kita sebagai keluarga besar Pramuka. Mari kita tutup kegiatan ini dengan doa agar seluruh kegiatan Ramadhan berjalan lancar dan penuh berkah,” ujarnya.

Kegiatan iftar juga memberikan kesan mendalam bagi para anggota Pramuka Penggalang yang hadir. Salah satunya disampaikan oleh Nayla, anggota Pramuka Penggalang Gudep SDN Banjarwaru.

“Saya senang sekali bisa ikut iftar bersama kakak-kakak pembina dan teman-teman. Rasanya hangat dan bahagia, seperti keluarga besar yang berkumpul bersama,” tutur Nayla dengan penuh antusias.

Tiba saatnya waktu berbuka puasa, seluruh peserta bersama-sama membatalkan puasa dengan penuh rasa syukur. Momen tersebut menghadirkan suasana kemenangan kecil setelah seharian menahan lapar dan dahaga.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa dan harapan dari seluruh peserta iftar agar rangkaian Karya Bakti Ramadhan dapat berjalan dengan baik serta membawa keberkahan bagi semua pihak. Setelah itu seluruh peserta melaksanakan shalat Magrib berjamaah, dilanjutkan dengan saling bersalaman sebagai bentuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri.

Kebersamaan dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa Gerakan Pramuka tidak hanya membentuk karakter melalui kegiatan kepramukaan, tetapi juga menanamkan nilai spiritual, persaudaraan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

(Pewarta : MRU)