Ciasihan, Minggu, 15 Februari 2026 — Pramuka Penggalang MIM 02 Ciasmara melaksanakan kegiatan latihan rutin mingguan dengan materi pionering membuat tandu. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih keterampilan tali-temali, kerja sama tim, serta kesiapsiagaan dalam situasi darurat.

Latihan dipimpin langsung oleh pembina, Kak Dodi Iskandar, yang membimbing para Penggalang dalam memahami teknik dasar pembuatan tandu menggunakan tongkat dan tali. Peserta dibagi ke dalam beberapa regu untuk mempraktikkan langsung proses perakitan tandu secara sistematis dan kokoh.

Suasana latihan berlangsung penuh semangat dan kekompakan. Setiap regu berusaha menyelesaikan tantangan dengan cepat dan tepat, sambil tetap memperhatikan kekuatan serta keamanan konstruksi tandu yang dibuat. Melalui kegiatan ini, para Penggalang tidak hanya belajar teknik pionering, tetapi juga nilai kepedulian dan tanggung jawab terhadap sesama.

Dalam arahannya, Kak Dodi Iskandar menyampaikan pentingnya keterampilan pionering bagi seorang Penggalang.
“Pionering bukan sekadar menyambung tongkat dengan tali, tetapi melatih kekompakan, ketelitian, dan kesiapsiagaan. Membuat tandu adalah bagian dari pendidikan karakter agar adik-adik siap membantu ketika dibutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kwarran Pamijahan, Kak Eric Hardiansyah, S.Pd., M.Pd., MH., turut memberikan motivasi kepada para peserta.
“Latihan seperti ini membentuk Pramuka yang sigap, peduli, dan terampil. Inilah esensi pendidikan kepramukaan, membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan serta membawa manfaat bagi lingkungan,” pesannya.
Beliau juga menegaskan semangat Kwarran Pamijahan untuk terus Bergerak – Berdampak – Bermanfaat dalam setiap kegiatan pembinaan.

Kegiatan latihan ditutup dengan evaluasi bersama dan refleksi, sekaligus apresiasi kepada regu yang berhasil menyelesaikan tandu dengan baik dan kuat.

Salam Pramuka!