Ciampea — Kwartir Ranting Ciampea menghadiri kegiatan Perkemahan Jumat–Sabtu (Perjusa) yang dirangkaikan dengan kenaikan tingkat Golongan Penggalang Ramu yang diselenggarakan oleh Gugusdepan 08.055–08.056 Pangkalan SDN Cicadas 03 Kecamatan Ciampea. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat–Sabtu, 6–7 Februari 2026, bertempat di SDN Cicadas 03 Kecamatan Ciampea, dan dimulai pada pukul 14.00 WIB hingga selesai.
Perjusa ini mengusung tema “Membangun Karakter Mulia melalui Kebersamaan dan Kemandirian” dan diikuti oleh 56 orang peserta, terdiri dari 18 peserta putra dan 38 peserta putri dari kelas V dan VI. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter, kemandirian, disiplin, serta kebersamaan melalui pendidikan kepramukaan sejak usia dini.
Kegiatan berada di bawah binaan Mabigus SDN Cicadas 03, Kak Yanto, M.Pd, serta didukung oleh para pembina dan dewan guru.
Upacara pembukaan Perjusa dibuka secara resmi oleh Ketua Kwartir Ranting Ciampea, Kak Sari Setiawati, S.Pd.SD.
Dalam amanatnya, Kak Sari Setiawati menyampaikan bahwa kegiatan Perjusa dan kenaikan tingkat Penggalang Ramu merupakan bagian penting dalam proses pendidikan kepramukaan untuk membentuk pribadi yang berkarakter mulia, mandiri, dan bertanggung jawab. Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan ini turut dihadiri oleh para guru SDN Cicadas 03, Ketua PGRI Cabang Ciampea Kabupaten Bogor, serta 8 orang pengurus Kwartir Ranting Ciampea sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan Pramuka di wilayah Ciampea.
Rangkaian kegiatan hari Jumat, 6 Februari 2026, diawali dengan kedatangan peserta pada pukul 14.00 WIB dan pendirian tenda, dilanjutkan dengan upacara pembukaan. Setelah itu peserta melaksanakan ishoma, menerima materi sore tentang kepramukaan, dilanjutkan dengan ishoma dan kultum. Pada malam hari, kegiatan diisi dengan api unggun dan pentas kreasi seni yang berlangsung penuh semangat kebersamaan, kemudian ditutup dengan istirahat dan tidur.
Kegiatan hari Sabtu, 7 Februari 2026, diawali dengan sholat subuh berjamaah dan kultum, dilanjutkan dengan sarapan pagi dan senam pagi. Selanjutnya peserta mengikuti kegiatan penjelajahan dan halang rintang sebagai sarana melatih ketangguhan, kerja sama, dan kemandirian. Puncak kegiatan ditandai dengan upacara pelantikan kenaikan tingkat Penggalang Ramu, kemudian dilanjutkan dengan upacara penutupan. Setelah seluruh rangkaian selesai, peserta kembali ke rumah masing-masing.
Melalui kegiatan Perjusa dan kenaikan tingkat Penggalang Ramu ini, diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.