Citeureup – Memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026, Kwarran Citeureup menggelar Pembinaan Rutin Andalan Pramuka Luar Biasa di Balai Kesejahteraan Sosial Dinsos, Sabtu 2 Mei 2026. Kegiatan berlangsung selama satu hari penuh dan diikuti 30 peserta penyandang disabilitas sebagai peserta utama.
Acara berjalan lancar tanpa hambatan. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian pembinaan. Suasana berlangsung hangat dan penuh semangat.
Agus Multi, selaku Pembina sekaligus Andalan Ranting Urusan Pembinaan Pramuka Luar Biasa, menegaskan pentingnya pendidikan kepramukaan bagi penyandang disabilitas. "Saya sangat senang karena pendidikan kepramukaan itu sangat penting bagi para penyandang disabilitas. Kepramukaan mengajar mereka menjadi pribadi yang mandiri. Dengan semangat Hardiknas 2026 ini saya harap pemerintah lebih peduli lagi terhadap para penyandang disabilitas dalam meningkatkan mutu pendidikan yang inklusi," ujar Agus.
Dari sisi peserta, Angga, salah satu siswa disabilitas fisik, mengungkapkan kegembiraannya. "Pramuka itu sangat senang dan asik," kata Angga dengan semangat.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan kepramukaan mampu menjadi wadah pembentukan karakter dan kemandirian bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas. Semangat Hardiknas 2026 pun terasa kuat dalam setiap tepuk dan yel pramuka yang menggema di Balai Kesejahteraan Sosial.
Salam Pramuka!
muh.s