Citeureup — Kwartir Ranting Citeureup bersama Kominfo Kwarran Citeureup memperkuat persiapan para calon pramuka garuda angakatan II Tahun 2026 melalui tes Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang berlangsung pada Kamis (30/04/2026) di SDN Citeureup 04.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari tapakan garuda yang menjadi langkah untuk memastikan kematangan para calon pramuka garuda khusus golongan penegak.

Tes diikuti oleh 4 orang calon Pramuka Garuda golongan Penegak, didampingi oleh Kak Heri Munandar dan Kak Haryati selaku Anru Penegak Putra dan Putri. Di bawah pengawasan Anru kominfo, Kak Muhammad Sobir dan Kak Siti Sahla Kamila, para calon pramuka garuda diuji keterampilan menggunakan ms. office selama 2 jam.

Anru Penegak Putra, Kak Heri Munandar, menjelaskan bahwa rangkaian persiapan ini bertujuan untuk memperkuat pembekalan para peserta.
​"Hari ini kita mempersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik mungkin, mulai dari fisik hingga pemahaman IT, sebagai pembekalan menuju acara puncak di tingkat Kwarcab pada 7-9 Mei mendatang," ujar Anru Penegak Putra, Kak Heri Munandar. Ia menambahkan, "Dengan jadwal yang padat ini, kita ingin membangun efisiensi agar para calon Pramuka Garuda terbiasa dengan ritme kegiatan yang tinggi."

Hal senada diapresiasi oleh Rico Hanafi, salah satu Calon Pramuka Garuda, yang mengaku sangat terbantu dengan adanya pembekalan ini. "Tes yang sudah kami lalui bukan hanya menilai kemampuan kami tetapi saya juga mendapatkan ilmu baru tentang TIK dan informasi penting untuk persiapan Garuda. Harapan saya, ke depannya semakin banyak anggota dari Kwarran Citeureup yang berhasil mencapai tingkatan Garuda," ungkapnya.

Kak Sobir selaku tim penguji menyarankan agar para calon Pramuka Garuda tidak perlu merasa terbebani dengan tes TIK. Menurutnya, fokus utama tetap diberikan pada penguasaan materi kepramukaan seperti TKU, TKK, dan sandi, serta pemahaman dasar perangkat lunak perkantoran seperti Microsoft Word dan Excel. Ia juga menekankan pentingnya kepercayaan diri dan berani bicara dalam diskusi.

Ujian TIK ini menjadi salah satu filter penting untuk memastikan calon Pramuka Garuda memiliki wawasan luas. Kini, dengan bekal materi teknologi dan persiapan fisik yang matang, para peserta menyatakan kesiapannya untuk membawa nama baik pangkalan dan kwartir mereka pada penilaian tingkat Kabupaten mendatang.

Nabilah Fa'izah Azizah