TAJURHALANG – Semangat kepanduan dan kepedulian lingkungan menyatu di sepanjang jalur Jalan Raya Bomang (Bojonggede-Kemang) pada Selasa, 10 Februari 2026. Anggota Pramuka dari Kwartir Ranting (Kwarran) Tajurhalang secara resmi ikut serta dalam aksi nyata Gerakan Bogor Hijau dan Lestari.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program ambisius Pemerintah Kabupaten Bogor, yaitu "Satu Hektar Hutan Kota di Setiap Kecamatan", yang bertujuan untuk memperluas ruang terbuka hijau dan menjaga ekosistem perkotaan.
Sinergi untuk Alam
Acara ini dibuka langsung oleh Camat Tajurhalang, yang hadir dengan antusias mengenakan seragam dinasnya. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran pemuda, khususnya anggota Pramuka, dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.
"Pramuka adalah pilar pembentuk karakter. Hari ini kita tidak hanya menanam pohon, tapi kita menanam masa depan untuk anak cucu kita di Tajurhalang agar tetap sejuk dan asri," ujar Camat Tajurhalang saat membuka kegiatan secara simbolis.
Poin Penting Kegiatan:
Lokasi Strategis: Penanaman dipusatkan di area hijau sepanjang Jalan Bomang yang menjadi urat nadi transportasi baru di wilayah tersebut.
Target Program: Mewujudkan komitmen satu hektar hutan kota sebagai paru-paru kecamatan.
Peserta: Diikuti oleh puluhan anggota Pramuka dari berbagai gugus depan di wilayah Tajurhalang, mulai dari tingkat Penggalang hingga Penegak.
Membangun Kesadaran Ekologis
Keikutsertaan Kwarran Tajurhalang dalam kegiatan ini membuktikan bahwa gerakan kepanduan tidak hanya aktif dalam kegiatan perkemahan, tetapi juga tanggap terhadap isu lingkungan global. Dengan cangkul dan bibit pohon di tangan, para anggota Pramuka bahu-membahu memastikan setiap bibit tertanam dengan baik.
Melalui aksi ini, diharapkan kawasan Jalan Bomang tidak hanya menjadi jalur beton yang gersang, melainkan koridor hijau yang dapat mereduksi polusi dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat luas.