Di Balik Senyum Kak Sekar: Tantangan dan Peluang PAM Wisata Gunung Dago

Media Sosial

PARUNGPANJANG – Di tengah keramaian Wisata Alam Gunung Dago pada Sabtu lalu, Kak Sekar, seorang anggota Pramuka Putri Kwarran Parungpanjang, menunjukkan dedikasi sebagai pemandu wisata. Ia membantu wisatawan yang kebingungan menuju puncak, namun di balik senyum dan keramahannya, terdapat tantangan dan peluang yang perlu diperhatikan dalam sistem Pengamanan Wisata (PAM Wisata) di lokasi tersebut.

Kak Sekar, dalam menjalankan tugasnya membantu wisatawan yang ingin naik Jeep ke puncak, menunjukkan semangat kepramukaan yang patut diacungi jempol. Namun, jumlah personil yang terbatas menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas sistem pengamanan secara keseluruhan. “Meskipun saya berusaha membantu sebisa mungkin,” ujar Kak Sekar, “tetapi saya merasa perlu lebih banyak bantuan untuk memastikan semua pengunjung aman dan nyaman.”

Kalimat tersebut menyiratkan adanya kebutuhan akan peningkatan sumber daya manusia dan pelatihan yang lebih komprehensif bagi para petugas PAM Wisata. Keberadaan Kak Sekar sebagai pemandu wisata merupakan aset berharga, namun keberhasilan PAM Wisata Gunung Dago bergantung pada perencanaan dan koordinasi yang lebih terstruktur.

Ke depan, perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem PAM Wisata, termasuk penambahan personil, pelatihan yang lebih terarah, dan pengembangan strategi pengamanan yang lebih efektif. Dengan demikian, semangat pengabdian para Pramuka seperti Kak Sekar dapat dimaksimalkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pengunjung.

 

Muhammad Yusuf – Unit Warta Sayaga

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *