CILEUNGSI — Sebanyak 173 siswa SDIT Nurul Akbar mengikuti kegiatan Perkemahan Satu Hari (Persari) dan Perkemahan Jumat Sabtu (Perjusa) pada Jumat–Sabtu, 9–10 Oktober 2026.
Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan karakter sekaligus pengembangan keterampilan kepramukaan bagi anggota Pramuka Siaga dan Penggalang. Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan berbagai aktivitas edukatif, perlombaan, dan praktik keterampilan kepramukaan.
Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk melatih kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, keberanian, serta kemampuan bekerja sama. Pada kegiatan Persari, anggota Pramuka Siaga mengikuti berbagai perlombaan dalam rangkaian Estafet Siaga. Perlombaan tersebut meliputi berjalan di atas batu bata, lompat kardus, tiup gelas dengan tali, bakiak, dan tiup bola air. Berbagai permainan tersebut tidak hanya menghadirkan suasana menyenangkan, tetapi juga melatih ketangkasan, kekompakan, koordinasi, dan sportivitas peserta didik.
Sementara itu, dalam kegiatan Perjusa, anggota Pramuka Penggalang mendapatkan pembekalan materi keterampilan kepramukaan, meliputi pembuatan tandu dan tali-temali, penggunaan kompas, sandi, serta Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K). Untuk menguji pemahaman peserta, kegiatan dilanjutkan dengan penjelajahan melalui sejumlah pos keterampilan. Pada setiap pos, peserta ditantang untuk membaca peta, memecahkan sandi, menggunakan tandu, serta menerapkan pengetahuan P3K yang telah dipelajari. Memasuki malam hari, suasana perkemahan semakin meriah dengan kegiatan api unggun dan penampilan kreativitas peserta didik.
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk menunjukkan keberanian, mengembangkan rasa percaya diri, serta mempererat kebersamaan. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan upacara penutupan dan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba sebagai bentuk apresiasi atas semangat, usaha, dan kerja keras peserta selama mengikuti kegiatan.
Pelaksanaan Persari dan Perjusa SDIT Nurul Akbar didampingi oleh 20 orang, terdiri atas 10 pembina dan 10 mentor. Seluruh pendamping bekerja sama dalam membimbing, mengarahkan, dan memastikan peserta mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna selama kegiatan berlangsung.
Menurut para pembina, Persari dan Perjusa merupakan kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi perkembangan karakter peserta didik. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mempelajari keterampilan kepramukaan, tetapi juga mengembangkan kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, kerja sama, keberanian, dan kepedulian terhadap sesama. Para pembina berharap pengalaman selama perkemahan dapat menjadi bekal bagi peserta didik untuk menerapkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan Persari dan Perjusa, SDIT Nurul Akbar berupaya membentuk anggota Pramuka yang tangguh, mandiri, berkarakter, serta mampu bekerja sama dengan baik. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari pendidikan di luar kelas untuk menanamkan nilai-nilai kepramukaan melalui pengalaman langsung.