Ciseeng, Rabu, 17 Maret 2026 - disaat sebagian besar warga masih terlelap dalam selimut, Anggota Pramuka SMA Negeri 1 Ciseeng dibawah Bimbingan Kak Najarudin Irfani justru memecah kesunyian malam dengan langkah nyata. Bukan sekadar berkeliling, mereka membawa misi sederhana namun sarat makna: memastikan setiap orang bisa menyantap sahur dengan layak.
Kegiatan Sahur on the Road (SOTR) merupakan Rangkaian Penutup Kegiatab Bakti Sosial Jilid Ke 6 kembali digelar tahun ini dengan kemasan yang lebih khidmat. Jauh dari kebisingan knalpot atau hura-hura di jalanan, fokus utama kali ini adalah titik-titik marginal—mulai dari pelataran toko hingga sudut pasar, menyisir para pejuang nafkah malam dan tunawisma yang sering terlewatkan.
"Kami ingin Ramadan kali ini bukan soal siapa yang paling ramai di jalan, tapi siapa yang paling banyak mengetuk pintu hati," ujar salah satu koordinator lapangan.
Suasana haru menyelimuti saat bungkusan nasi hangat berpindah tangan. Senyum kecil dari para pendorong grobag rongsok dan pejuang Rupiah lainnya menjadi bukti bahwa kebahagiaan itu menular. Tidak hanya sekadar berbagi makanan, momen ini menjadi ruang tegur sapa yang mencairkan sekat sosial di tengah dinginnya udara dini hari.
Lebih dari sekadar rutinitas tahunan, aksi ini menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak butuh panggung besar. Cukup dengan satu kotak nasi dan ketulusan, sahur kali ini terasa jauh lebih mengenyangkan.
Terlaksananya Sahur On The Road ini maka kegiatan Bakti Sosial Jilid Ke 6 pun Berakhir, terimkasih kami ucapkan yg sebesar besarnya bagi pada donatur yang mendonasikan Rezekinya atas dasar kepedulian sesama, semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan Pahala san Rizki yang Halal dan Baroka kepada para Donatur Aaammiinnn.
Sampai jumpaa si Bakti Sosila Jilid 7