CILEUNGSI — Peserta Pendidikan dan Pelatihan Instruktur Muda (PPIM) dari Sanggar Bakti SMK Bina Teknika Cileungsi mengikuti materi isyarat dan semboyan pada hari kedua kegiatan, Jumat, 17 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di SMPN 4 Cileungsi.
Materi disampaikan oleh Kak Eko, yang memberikan pemahaman tentang penggunaan isyarat dalam kepramukaan, khususnya melalui bendera morse dan semaphore. Dalam penyampaian materi, peserta tidak hanya menerima penjelasan, tetapi juga langsung melakukan praktik.
Peserta dilatih menggunakan bendera morse dan semaphore dengan teknik yang benar, serta diberikan tantangan untuk memecahkan berbagai soal sandi. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih ketelitian, konsentrasi, serta kemampuan komunikasi nonverbal dalam kepramukaan.
Selama kegiatan berlangsung, suasana terlihat aktif dan penuh semangat. Para peserta dari berbagai gugus depan, termasuk Sanggar Bakti SMK Bina Teknika Cileungsi, mengikuti setiap sesi dengan antusias dan serius.
Materi isyarat dan semboyan ini menjadi salah satu bekal penting bagi peserta sebagai calon instruktur muda, agar mampu mengajarkan kembali keterampilan dasar kepramukaan kepada anggota lain di gugus depan masing-masing.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta dapat lebih memahami pentingnya komunikasi dalam kepramukaan serta mampu mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkan dalam kegiatan sehari-hari.
Pewarta: Ellok Monica / Pramuka "Adwisa" SMK Bina Teknika Cileungsi