CILEUNGSI — Anggota Pramuka SMPN 1 Cileungsi melaksanakan praktik Pramuka Menanam dengan memanfaatkan wadah bekas air mineral galon sebagai media tanam. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengajarkan keterampilan bercocok tanam kepada anggota Pramuka.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Pramuka menanam dua jenis tanaman, yakni kangkung dan cabai. Penanaman telah dilakukan sejak 23 Juli 2026 dan tanaman dirawat secara rutin setiap hari agar dapat tumbuh dengan baik.

Praktik menanam memanfaatkan sejumlah sarana sederhana, di antaranya wadah bekas air mineral galon, tanah yang subur, bibit tanaman, serta pupuk organik yang dibuat sendiri.

Proses penanaman diawali dengan menyiapkan wadah sebagai tempat media tanam. Setelah wadah diisi tanah, dibuat lubang di bagian tengah untuk memasukkan bibit. Bibit kemudian ditanam dan ditutup kembali menggunakan tanah yang diratakan. Setelah itu, tanaman disiram dengan air dan dilanjutkan dengan pemberian pupuk organik.

Melalui kegiatan tersebut, anggota Pramuka tidak hanya belajar teknik dasar bercocok tanam, tetapi juga diajak memanfaatkan barang bekas dan merawat tanaman secara konsisten. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan sikap peduli lingkungan, tanggung jawab, serta kemandirian.

Ayu Wulandari, anggota Pramuka SMPN 1 Cileungsi, berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat yang berkelanjutan.

“Berharap tanaman ini tidak sekadar hidup, tetapi juga menjadi warisan kecil yang terus memberi manfaat bahkan ketika waktu terus berjalan,” ujar Ayu.

Praktik Pramuka Menanam ini menjadi salah satu bentuk nyata penerapan nilai-nilai kepramukaan melalui kegiatan yang sederhana, edukatif, dan bermanfaat bagi lingkungan.