CILEUNGSI – Pengalaman berkomunikasi langsung menggunakan radio menjadi momen paling berkesan bagi Maulidia Wijayanti, anggota Pramuka SMAN 1 Cileungsi yang tergabung dalam kontingen Kwartir Ranting (Kwarran) Cileungsi pada kegiatan Jamboree On The Air dan Jamboree On The Internet (JOTA-JOTI) Kwartir Cabang (Kwarcab) Bogor Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung pada 16–18 Oktober 2026 di Bumi Perkemahan (Buper) Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, tersebut diikuti Pramuka dari berbagai pangkalan. Beragam materi edukatif dan aktivitas kebersamaan memberikan kesempatan kepada peserta untuk menambah wawasan, mempelajari teknologi komunikasi, serta menjalin persahabatan dengan anggota Pramuka dari daerah lain. Maulidia mengikuti sejumlah materi, di antaranya Challenge JOTI, kehumasan, satelit dan AMSAT, komunikasi digital dan Phone CW, Fox Hunting, komunikasi JOTA, serta Scouting Skills & Emergency Communication. Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta pada pukul 07.30 WIB, dilanjutkan penempatan barang di wilayah yang telah ditentukan dan pembagian peserta ke dalam beberapa sangga putra dan putri.

Maulidia bersama kontingen Cileungsi menempati wilayah 4. Setelah mengikuti materi Challenge JOTI, peserta mengikuti upacara pembukaan pada pukul 10.00 WIB. Kegiatan dilanjutkan dengan materi kehumasan dan pembelajaran menggunakan metode base method hingga sore hari.

Peserta kemudian memperoleh waktu untuk beristirahat, makan, beribadah, dan mempersiapkan kebutuhan perkemahan. Pada malam hari, kegiatan diisi dengan Adat Pajajaran serta pilihan aktivitas komunikasi JOTA atau pertemuan virtual dengan anggota Pramuka dari luar negeri. Keesokan paginya, peserta mengikuti senam bersama dan materi Scouting Skills & Emergency Communication. Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan pemberesan perlengkapan, pembongkaran tenda, dan upacara penutupan. Dari berbagai materi yang diikuti, komunikasi JOTA menjadi pengalaman yang paling menarik bagi Maulidia. Melalui kegiatan tersebut, ia berkesempatan mencoba menggunakan radio untuk berkomunikasi secara langsung dengan anggota Pramuka dari wilayah lain.

Salah satu pengalaman yang paling membekas adalah ketika dirinya berhasil menghubungi Kwartir Cabang Tangerang melalui radio. Pengalaman tersebut memberinya kesempatan untuk mempraktikkan keterampilan komunikasi yang sebelumnya belum pernah ia rasakan secara langsung.

Menurut Maulidia, kegiatan ini bukan sekadar mempelajari teknologi, melainkan juga memperluas wawasan dan mengenal cara berkomunikasi dengan sesama Pramuka lintas daerah. Ia mengaku JOTA-JOTI 2026 menjadi kegiatan yang menyenangkan karena memberikan pengalaman baru sekaligus mempertemukannya dengan teman-teman dari berbagai pangkalan.

Hubungan dengan peserta dari kwartir ranting lain pun terjalin baik. Mereka saling berkenalan, bertukar cerita, serta bertukar kontak WhatsApp dan Instagram agar tetap dapat berkomunikasi setelah kegiatan berakhir.

Kebersamaan juga terbangun melalui pembagian tugas selama perkemahan. Para peserta bekerja sama menyiapkan konsumsi, dengan peserta putra bertugas memasak lauk dan peserta putri menyiapkan nasi. Untuk sarapan pagi, peserta putri menyiapkan makanan agar waktu dapat dimanfaatkan secara efektif. Penjagaan tenda juga dilakukan secara bergantian sehingga peserta dapat mengikuti kegiatan dengan tetap memperhatikan keamanan barang-barang mereka.

Pengalaman Maulidia dalam JOTA-JOTI 2026 menunjukkan bahwa kegiatan kepramukaan dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan. Selain mengenal teknologi komunikasi radio, peserta memperoleh kesempatan untuk membangun kemandirian, memperkuat kerja sama, dan menjalin persaudaraan dengan Pramuka dari berbagai daerah.