CILEUNGSI — Sebanyak delapan anggota Pramuka Penggalang SMPN 1 Cileungsi resmi dikukuhkan sebagai Pramuka Garuda tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Bogor pada Kamis, 27 Agustus 2026. Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Kwarcab Bogor di Bumi Perkemahan (Buper) Cimandala. Delapan peserta yang dikukuhkan terdiri atas tujuh perempuan dan satu laki-laki. Pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses persiapan dan pembinaan yang dilakukan sejak jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan Tapakan Pramuka Garuda. Berbagai persiapan dilakukan peserta, mulai dari menyiapkan perlengkapan individu dan regu, penampilan pentas seni (pensi), hingga portofolio hasil hasta karya yang menjadi bagian dari persyaratan dan harus diserahkan saat tapakan. Selain itu, tiga hari sebelum pelaksanaan tapakan, para calon Pramuka Garuda juga membuat video blog (vlog) tentang kearifan lokal di daerah masing-masing. Video tersebut selanjutnya ditayangkan dalam rangkaian kegiatan Tapakan Pramuka Garuda. Meskipun waktu persiapan cukup singkat untuk memenuhi seluruh kebutuhan, para peserta berusaha menyelesaikan berbagai persyaratan dengan sebaik-baiknya. Persiapan tidak hanya dilakukan dari sisi keterampilan dan administrasi, tetapi juga mencakup kondisi fisik dan mental agar peserta mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Dukungan orang tua menjadi salah satu faktor penting dalam proses tersebut. Orang tua memberikan motivasi, memfasilitasi berbagai kebutuhan perlengkapan peserta, memberikan doa, hingga hadir secara langsung untuk memberikan dukungan selama proses Tapakan Pramuka Garuda. Sementara itu, Majelis Pembimbing Gugusdepan (Mabigus) turut memberikan arahan dan dukungan kepada calon Pramuka Garuda. Dukungan tersebut diberikan sejak proses seleksi hingga persiapan mengikuti rangkaian Tapakan Pramuka Garuda. Pembina Putri Pramuka SMPN 1 Cileungsi, Gita Maulida Agustina, S.Pd., mengungkapkan rasa senang dan bangga atas keberhasilan para peserta menyelesaikan seluruh proses. “Senang dan sangat bangga karena mereka mampu bertahan hingga akhir. Mempersiapkan segalanya dengan mandiri sehingga mereka patut diapresiasi atas capaiannya,” ujar Gita. Menurutnya, proses menuju Pramuka Garuda bukanlah perjalanan yang mudah. Karena itu, keberhasilan peserta menjadi kebanggaan tersendiri setelah melihat mereka mampu menunjukkan kemampuan dan menyelesaikan setiap tahapan hingga pengukuhan. “Melihat anak-anak setelah dilantik sangat terharu karena mereka mampu membuktikan kemampuannya lewat proses yang tidak mudah,” ungkapnya. Gita berharap predikat Pramuka Garuda yang telah diraih tidak sekadar menjadi sebuah pencapaian, tetapi menjadi tanggung jawab yang diwujudkan melalui sikap dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari. “Saya harap mereka mampu menjadikan ini sebagai beban tanggung jawab yang harus diperlihatkan lewat sikap dan tindakannya sehingga menjadi contoh baik bagi orang lain,” pungkasnya. Pengukuhan tersebut menjadi tonggak penting bagi delapan anggota Pramuka SMPN 1 Cileungsi untuk melanjutkan perjalanan kepramukaan. Dengan predikat Pramuka Garuda yang disandang, mereka diharapkan mampu menjadi teladan bagi teman-teman dan anggota Pramuka lainnya, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Penggalang SMPN 1 Cileungsi Resmi Dikukuhkan sebagai Pramuka Garuda Kwarcab Bogor
27-08-2026
191