CILEUNGSI — Sebanyak 10 anggota Sanggar Bakti SMK Bina Teknika Cileungsi mengikuti materi Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) dalam rangkaian kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Instruktur Muda (PPIM).
Materi P3K ini dilaksanakan pada hari ketiga kegiatan, tepatnya pada Sabtu, 18 April 2026. Kegiatan berlangsung di SMPN 4 CILEUNGSI dan diikuti oleh peserta dari berbagai gugus depan, termasuk perwakilan dari Sanggar Bakti SMK Bina Teknika Cileungsi.
Materi disampaikan oleh Kak Najarudin dari Pusdiklatcab Kabupaten Bogor. Dalam penyampaiannya, peserta tidak hanya diberikan teori, tetapi juga langsung terlibat dalam praktik melalui studi kasus yang telah disiapkan.
Para peserta diarahkan untuk menangani berbagai simulasi luka serta mempraktikkan cara penanganan pertama yang tepat. Selain itu, peserta juga diajarkan cara membuat tandu sederhana sebagai bagian dari keterampilan dasar dalam pertolongan pertama di lapangan.
Kegiatan berlangsung aktif dan interaktif. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap arahan yang diberikan, karena materi ini dinilai sangat penting dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kegiatan kepramukaan.
Bagi anggota Sanggar Bakti SMK Bina Teknika Cileungsi, materi P3K ini menjadi bekal penting sebagai calon instruktur muda agar mampu memberikan pertolongan pertama dengan tepat serta membimbing anggota lain dalam situasi darurat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang didapatkan, baik di lingkungan gugus depan maupun di kehidupan sehari-hari.
Pewarta: Ellok Monica / Tekpram "Adwisa" SMK Bina Teknika Cileungsi