CILEUNGSI – Pramuka SDIT Prayasqi Islamic School turut berpartisipasi dalam Jambore Ranting (Jamran) Kwartir Ranting Cileungsi Tahun 2026 dengan mengirimkan empat regu Pramuka Penggalang yang didampingi empat orang pembina.

Kegiatan yang berlangsung pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 di Bumi Perkemahan (Buper) Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, ini menjadi ajang pembinaan karakter, kemandirian, dan persaudaraan antargugus depan.

Untuk mempersiapkan keikutsertaan dalam kegiatan tersebut, SDIT Prayasqi Islamic School telah melakukan berbagai persiapan secara matang. Para peserta mengikuti latihan kepramukaan, pemantapan keterampilan, serta latihan kekompakan dan kedisiplinan regu.

Selain itu, peserta juga mempersiapkan perlengkapan pribadi maupun kelompok, sekaligus menjaga kesiapan mental dan fisik agar dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan maksimal. Selama pelaksanaan Jamran, kontingen SDIT Prayasqi Islamic School menempati area perkemahan RW 05 bersama peserta dari gugus depan sekolah lainnya. Kebersamaan dalam satu wilayah perkemahan tersebut menjadi kesempatan bagi para peserta untuk saling mengenal, berinteraksi, dan menjalin persahabatan dengan Pramuka Penggalang dari sekolah lain.

Dukungan orang tua juga menjadi bagian penting dalam keikutsertaan kontingen. Para orang tua memberikan izin, semangat, motivasi, serta membantu mempersiapkan berbagai kebutuhan putra-putrinya sebelum mengikuti kegiatan. Dukungan tersebut menjadi dorongan tersendiri bagi peserta untuk menjalani Jamran dengan penuh antusias.

Kak Attaufik selaku Pembina Pramuka SDIT Prayasqi Islamic School menyampaikan bahwa hari pertama Jamran memberikan pengalaman yang seru dan berkesan bagi seluruh peserta.

"Hari pertama Jamran menjadi pengalaman yang sangat seru dan berkesan bagi seluruh peserta. Sejak kedatangan, anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan," ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan Jamran memberikan banyak kesempatan bagi peserta untuk belajar melalui pengalaman langsung.

"Mereka belajar mandiri, bekerja sama, menjalin persahabatan dengan anggota Pramuka dari sekolah lain, serta mengasah keberanian dan kedisiplinan. Suasana penuh semangat, kebersamaan, dan keceriaan menjadikan hari pertama sebagai pengalaman yang tak terlupakan," tambahnya.

Keikutsertaan SDIT Prayasqi Islamic School dalam Jamran Cileungsi 2026 diharapkan tidak hanya menjadi pengalaman berkemah, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi peserta didik.

Melalui kegiatan ini, para Pramuka Penggalang diharapkan semakin mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu membangun semangat persaudaraan dengan sesama anggota Gerakan Pramuka di wilayah Cileungsi.