CILEUNGSI – Pramuka SDN Cinyosog 02 turut berpartisipasi dalam kegiatan Jambore Ranting (Jamran) Cileungsi Tahun 2026 yang berlangsung pada 31 Oktober–1 November 2026 di Bumi Perkemahan (Buper) Cimandala.
Keikutsertaan ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam menumbuhkan rasa tanggung jawab, kemandirian, dan jiwa kebersamaan pada diri peserta didik. Dalam kegiatan tersebut, SDN Cinyosog 02 mengirimkan dua regu dengan pendampingan dua orang pembina dan dua orang pembantu pembina. Seluruh peserta telah menjalani sejumlah persiapan sebelum mengikuti perkemahan, di antaranya latihan fisik serta pengenalan berbagai jenis olahraga. Pembekalan tersebut dilakukan untuk membangun kesiapan fisik peserta agar mampu mengikuti rangkaian kegiatan Jamran dengan penuh semangat.
Selain itu, kegiatan perkemahan diharapkan menjadi sarana pembelajaran langsung bagi peserta didik untuk melatih kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama. Selama pelaksanaan Jamran, kontingen SDN Cinyosog 02 menempati area perkemahan yang tergabung dalam wilayah RW 2. Berada dalam lingkungan perkemahan bersama peserta dari berbagai sekolah menjadi kesempatan bagi para anggota Pramuka untuk memperluas pertemanan, saling mengenal, dan membangun kebersamaan.
Dukungan orang tua juga menjadi bagian penting dalam kelancaran keikutsertaan sekolah. Para orang tua menunjukkan antusiasme dan kepedulian dengan turut membantu pembina dalam mempersiapkan berbagai kebutuhan peserta, termasuk mengatur persiapan menjelang keberangkatan menuju lokasi perkemahan.
Antusiasme peserta terlihat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian mereka adalah persiapan pentas seni (pensi) dan penampilan pada malam api unggun. Anak-anak tampak bersemangat untuk berpartisipasi dan menunjukkan kreativitas bersama teman-temannya.
Melalui keikutsertaan dalam Jamran Cileungsi 2026, SDN Cinyosog 02 berharap para peserta memperoleh pengalaman berharga, tidak hanya dalam keterampilan kepramukaan, tetapi juga dalam membangun karakter. Semangat kebersamaan, tanggung jawab, dan gotong royong diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.