CILEUNGSI – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh Zazkia Amelia Putri, anggota Pramuka dari SMAN 1 Cileungsi berhasil dinobatkan sebagai Peserta terbaik ke-1 dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan atau Diklat Instruktur Muda tingkat Kwartir Cabang Kabupaten Bogor.
​Kegiatan intensif yang berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 12 april 2026 di SMK PGRI Karisma Bangsa dan dilanjutkan 17 -19 April 2026 di SMPN 4 Cileungsi. Acara tersebut diikuti oleh perwakilan anggota Pramuka dari tiap gugusdepan.
​Mengenal Diklat Instruktur Muda
​Pendidikan dan Pelatihan Instruktur Muda merupakan program pembinaan bagi anggota Pramuka penegak dan pandega untuk mencetak pembantu pembina. Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya mendalami teknik kepramukaan secara teknis, tetapi juga dilatih cara menyampaikan materi tersebut kepada orang lain secara efektif dan sistematis.
​Penyelenggaraan kegiatan ini memiliki tujuan utama untuk membentuk kader pendidik yang kompeten dalam membantu pembina di gugus depan. Selain itu, diklat ini bertujuan meningkatkan kualitas kepemimpinan, standarisasi materi kepramukaan, serta mengasah kemampuan komunikasi atau public speaking para peserta agar siap melakukan regenerasi organisasi di masa depan.
​Uji Ketangkasan dan Kepemimpinan
​Selama pelatihan, para peserta digembleng dengan berbagai materi krusial, mulai dari manajemen kepemimpinan hingga pendalaman kode kehormatan Pramuka. Zazkia berhasil menunjukkan performa konsisten, kedisiplinan tinggi, serta kemampuan komunikasi yang luar biasa di atas rata-rata peserta lainnya.
​Zazkia mengungkapkan bahwa pengalaman tersebut sangat luar biasa bagi dirinya. Ia merasa tidak menyangka bisa menjadi yang terbaik di antara peserta hebat lainnya. Gelar ini ia dedikasikan sepenuhnya untuk sekolah dan pangkalan Pramuka di SMAN 1 Cileungsi sebagai bentuk rasa syukur.
​Harapan untuk Masa Depan
​Ketua panitia penyelenggara menyatakan bahwa pemilihan Zazkia sebagai peserta terbaik didasarkan pada akumulasi nilai ujian awal, ujian akhir, serta pengamatan sikap selama kegiatan berlangsung.
​Dengan keberhasilan ini, Zazkia Amelia Putri diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi instruktur muda lainnya di Kabupaten Bogor dalam menyebarkan nilai positif dan edukatif di lingkungan kepramukaan sesuai dengan tujuan utama diklat tersebut.