Semangat membara ditunjukkan dua Pramuka Penegak dari Kwartir Ranting Ciawi, Rakha Said Anwar dan Dimas Adhidinata, saat mengikuti kegiatan Pesantren Kilat Bagi Pramuka Penegak dan Pandega se-Jabodetabek yang berlangsung pada Jumat hingga Sabtu, 7–8 Maret 2026 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas.

Kegiatan ini diikuti oleh para Pramuka Penegak dan Pandega dari berbagai wilayah Jabodetabek, dengan tujuan membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara spiritual, tetapi juga siap menghadapi tantangan masa depan melalui penguatan kepemimpinan, kewirausahaan, dan keterampilan global.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Kak Dr. K.H. Romo R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran generasi muda Pramuka sebagai agent of change yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan kemajuan zaman.

“Pramuka Penegak dan Pandega harus menjadi generasi Ulil Albab, yakni generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam spiritualitas dan akhlak. Kalian adalah calon pemimpin masa depan yang harus siap bersaing secara global tanpa kehilangan jati diri keislaman,” tegasnya dalam sambutan pembukaan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi strategis dari sejumlah lembaga seperti Kwartir Nasional, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Materi yang disampaikan meliputi Generasi Ulil Albab dan Skill Masa Depan, Leadership dan Entrepreneurship dalam Islam, hingga informasi terkait peluang kerja dan magang ke luar negeri.

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan wawasan luas serta keterampilan praktis agar mampu menjadi generasi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi di era globalisasi.

Dari Kwartir Ranting Ciawi, keikutsertaan Rakha Said Anwar dan Dimas Adhidinata menjadi representasi semangat pemuda daerah yang siap berkontribusi di tingkat yang lebih luas. Keduanya merupakan pengurus Dewan Kerja Ranting (DKR) Ciawi sekaligus Dewan Kerja Cabang (DKC) Kabupaten Bogor.

Rakha Said Anwar mengungkapkan kesan positifnya terhadap kegiatan ini.

“Kegiatan ini sangat membuka wawasan saya, terutama tentang bagaimana menjadi pemimpin yang berlandaskan nilai-nilai Islam sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Materinya sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Dimas Adhidinata juga menyampaikan antusiasmenya.

“Saya merasa termotivasi setelah mengikuti kegiatan ini. Informasi tentang peluang kerja dan magang luar negeri menjadi insight baru yang sangat berharga. Ini menjadi bekal penting untuk merancang masa depan,” tuturnya.

Ketua Kwartir Ranting Ciawi, Kak Supratno Prasetyo yang akrab disapa Kak Pras, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi atas keikutsertaan anggota Pramuka Ciawi dalam kegiatan tersebut.

“Saya sangat bangga dan mengapresiasi semangat adik-adik kita, Rakha Said Anwar dan Dimas Adhidinata, yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Pesantren Kilat tingkat Jabodetabek ini. Ini merupakan kesempatan berharga untuk menambah wawasan, memperkuat karakter, serta membangun jejaring yang lebih luas,” ungkapnya.

Ia juga berharap pengalaman yang didapat dapat ditularkan kepada anggota Pramuka lainnya di Ciawi.

“Saya berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat dibagikan kepada rekan-rekan di Ciawi, sehingga mampu menjadi inspirasi dan motivasi bagi Pramuka lainnya untuk terus berkembang dan berprestasi,” tambah Kak Pras.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan para peserta, khususnya dari Ciawi, dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di lingkungan masing-masing serta menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.

Kegiatan Pesantren Kilat ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah nyata dalam membentuk generasi Pramuka yang berkarakter, berilmu, dan berdaya saing global. Dari ruang pelatihan inilah lahir harapan—bahwa masa depan bangsa berada di tangan pemuda yang tak hanya cerdas, tetapi juga bijaksana dalam bertindak dan teguh dalam nilai.

(Pewarta : MRU)