Bogor — Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor bersama Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Kabupaten Bogor menggelar koordinasi persiapan pelaksanaan Jamboree on the Air (JOTA) dan Jamboree on the Internet (JOTI) Tahun 2026. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 6 Oktober 2026, bertempat di Graha Pandu Kwarcab Kabupaten Bogor.
Koordinasi tersebut dihadiri oleh Sekretaris Cabang Kwarcab Kabupaten Bogor, Andalan Penegak, jajaran Dewan Kerja Cabang (DKC), serta perwakilan dan anggota ORARI Kabupaten Bogor.
Pertemuan ini menjadi bagian penting dalam mematangkan persiapan teknis dan nonteknis sebelum pelaksanaan JOTA-JOTI 2026. Berbagai hal dibahas bersama, mulai dari konsep kegiatan, kesiapan perangkat komunikasi, jaringan internet, operator, lokasi, pendampingan peserta hingga mekanisme komunikasi selama kegiatan berlangsung.
Sekretaris Cabang Kwarcab Kabupaten Bogor menyampaikan bahwa JOTA-JOTI merupakan momentum yang sangat baik bagi Pramuka untuk mengenal sekaligus memanfaatkan perkembangan teknologi komunikasi secara positif.
“JOTA-JOTI bukan hanya kegiatan komunikasi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan membangun persahabatan. Melalui kegiatan ini, adik-adik Pramuka dapat mengenal teknologi komunikasi sekaligus memperluas jejaring persaudaraan dengan Pramuka lainnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Andalan Penegak dan jajaran DKC Kabupaten Bogor turut memberikan masukan terkait konsep kegiatan yang akan dikembangkan agar JOTA-JOTI dapat dikemas secara menarik, edukatif dan sesuai dengan karakter generasi muda.
Dalam pembahasan tersebut, unsur JOTA akan memberikan pengalaman kepada peserta untuk mengenal komunikasi melalui radio dengan pendampingan dari anggota ORARI. Sementara JOTI akan memanfaatkan teknologi internet sebagai sarana interaksi dan komunikasi dengan peserta lainnya.
Dari pihak ORARI Kabupaten Bogor disampaikan kesiapan untuk memberikan dukungan teknis, khususnya berkaitan dengan perangkat radio, operator, pengaturan komunikasi serta pendampingan selama kegiatan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung kepada Pramuka mengenai dunia komunikasi radio dan teknologi informasi.
Selain aspek teknis, koordinasi juga menekankan pentingnya etika berkomunikasi, keamanan dalam penggunaan teknologi serta tanggung jawab dalam memanfaatkan media digital. Dengan demikian, JOTA-JOTI tidak hanya menjadi kegiatan yang menyenangkan, tetapi juga memberikan nilai pendidikan bagi peserta.
Melalui pertemuan di Graha Pandu tersebut, Kwarcab Kabupaten Bogor bersama ORARI dan unsur DKC semakin memantapkan langkah menuju pelaksanaan JOTA-JOTI 2026.
Sinergi lintas organisasi ini menjadi bukti bahwa perkembangan teknologi dapat menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai kepramukaan, khususnya persaudaraan, komunikasi, kreativitas, keterampilan dan wawasan global.
JOTA-JOTI 2026
“Terhubung Melalui Teknologi, Bersahabat Tanpa Batas, Bersatu dalam Semangat Pramuka.”
Kwarcab Kabupaten Bogor — Bersama Teknologi, Perluas Persaudaraan.