BOGOR — Dalam rangka menindaklanjuti hasil Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kabupaten Bogor Tahun 2026, jajaran pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor melaksanakan rapat pengurus pada Rabu, 23 September 2026, bertempat di Aula Graha Pandu Sekretariat Kwarcab Kabupaten Bogor.

Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor, Kak Agus Ridallah, Ketua Harian, Sekretaris Kwarcab, para Wakil Ketua, Andalan Cabang, serta unsur badan pendukung Kwarcab Kabupaten Bogor. Turut hadir Andalan KOMTI yang menyampaikan sejumlah usulan strategis sebagai tindak lanjut penguatan program digitalisasi dan Satu Data Pramuka Kwarcab Kabupaten Bogor.

Salah satu fokus pembahasan adalah optimalisasi SmartScout dan Website Kwarcab. Disampaikan bahwa secara sistem, SmartScout dan website telah siap dan berjalan. Namun, diperlukan upaya untuk memaksimalkan kelengkapan serta keterbaruan data dan konten yang tersedia.

Untuk mendukung hal tersebut, diperlukan penguatan dari Kwarcab agar seluruh Kwarran lebih disiplin dalam melakukan input data secara berkala. Selain itu, diusulkan adanya bentuk apresiasi atau reward bagi Kwarran yang aktif melakukan input data.

Salah satu bentuk apresiasi yang diusulkan adalah Sekretariat Kwarcab secara rutin membagikan grafik progres mingguan, yang menampilkan jumlah data dan konten yang telah diinput oleh masing-masing Kwarran. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk apresiasi sekaligus mendorong semangat kompetitif yang positif antar-Kwarran dalam mendukung program Satu Data Pramuka.

Selain SmartScout dan website, rapat juga membahas pengembangan dan implementasi SAURAN sebagai salah satu sistem pendukung pengelolaan data Pramuka.

Dalam pembahasan tersebut disampaikan bahwa secara sistem SAURAN sudah siap digunakan. Tahap berikutnya adalah tim EFAS perlu terlebih dahulu menggunakan sistem tersebut secara intensif sambil melakukan penyempurnaan dan pematangan borang yang diperlukan.

Setelah proses pematangan internal, implementasi SAURAN akan dilanjutkan kepada pengguna di tingkat Kwarran. Selanjutnya akan dilakukan monitoring dan evaluasi (monev) untuk mengetahui tingkat pemahaman serta kemampuan tim EFAS dan Kwarran dalam menggunakan SAURAN.

Untuk mendukung keberlanjutan program Satu Data Pramuka, setiap Kwarran juga diharapkan memiliki minimal dua orang Tim Data. Tim tersebut akan menjadi penggerak pengelolaan data di tingkat Kwarran, memastikan data diperbarui secara berkala, serta mendukung penyampaian informasi dan konten kegiatan untuk dipublikasikan melalui Website Kwarcab Kabupaten Bogor.

Rapat menegaskan bahwa penguatan sistem digital bukan hanya berkaitan dengan kesiapan aplikasi, tetapi juga membutuhkan kedisiplinan, konsistensi, dan kolaborasi dari seluruh jajaran Kwarcab hingga Kwarran.

Melalui tindak lanjut hasil Rakercab ini, Kwarcab Kabupaten Bogor terus mendorong terwujudnya tata kelola organisasi yang semakin efektif, informatif, dan berbasis data.

Satu Data Pramuka, Satu Gerak, Satu Informasi untuk Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor yang semakin maju dan adaptif di era digital.