KECAMATAN NANGGUNG — Gerakan Pramuka Kwarcab Kabupaten Bogor menggelar kegiatan Survey Pendopo yang biasa digunakan pada saat beberapa tahun kebelakang yang bertepatan di Desa Wisata Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat pada Selasa, 19 Mei 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh sekretaris dan abdimas Kwarcab Kabupaten Bogor, pengurus gerakan pramuka Kabupaten Bogor dan wilayah satu, dewan kerja cabang (DKC), dewan kerja ranting (DKR) Nanggung, unit pewarta dan unit protokol. Dengan kondisi cuaca pada saat kegiatan berlangsung adalah terik dan sejuknya pegunungan.
Kunjungan ke Pendopo Kabupaten Bogor yang terletak di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, memiliki arti yang sangat strategis. Hal ini dikarenakan Pendopo Malasari bukan sekadar bangunan tua, melainkan merupakan cikal bakal atau Ibu Kota Pertama Kabupaten Bogor pada masa Pemerintahan Darurat (tahun 1948–1949) di bawah kepemimpinan Bupati Pertama, Ipik Gandamana.
"Sebelum menetap di Desa Malasari, Bupati Ipik Gandamana harus kucing-kucingan dengan tentara Belanda. Beliau berjalan kaki menembus hutan, naik-turun gunung, hingga akhirnya memilih Malasari karena lokasinya yang sangat terpencil, dikelilingi perbukitan, dan berbatasan langsung dengan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Hal ini membuat Belanda sangat kesulitan melacak keberadaan sang Bupati," ucap seorang pengurus Pendopo Kabupaten Bogor.
Di dalam pendopo tersebut, terdapat sebuah kamar tidur yang dulunya digunakan oleh Bupati Ipik Gandamana. Uniknya, kasur, ranjang kayu kuno, hingga beberapa perabotan asli peninggalan beliau konon masih dijaga dan dirawat dengan baik oleh juru pelihara setempat untuk mempertahankan aura historisnya.
Susi Fadilah(Unit Warta Sayaga)