BOGOR — Proses perekrutan calon Pembina Pramuka untuk Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) terus berlanjut. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan calon pembina yang memiliki pengetahuan, keterampilan, karakter, serta komitmen dalam mendukung pembinaan kepramukaan di lingkungan SNT.
Dalam rangkaian proses tersebut, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor melaksanakan seleksi secara ketat pada Minggu, 27 September 2026, bertempat di Graha Pandu, Kantor Sekretariat Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor.
Seleksi tersebut diikuti oleh para calon pembina yang sebelumnya telah melalui tahapan pendaftaran dan verifikasi administrasi. Pelaksanaan seleksi berlangsung secara terstruktur dengan memperhatikan berbagai aspek kemampuan calon, mulai dari pengetahuan kepramukaan, keterampilan, kepribadian, hingga wawancara.
Yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan seleksi di Kwarcab Kabupaten Bogor adalah hadirnya tim penilai yang ditugaskan langsung oleh Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka. Kehadiran tim penilai tersebut menjadi bagian dari proses seleksi untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai dengan ketentuan dan standar yang telah ditetapkan.
Para peserta mengikuti seleksi dengan penuh kesungguhan. Pada tahapan tes pengetahuan, peserta diwajibkan membawa laptop atau perangkat yang mendukung pelaksanaan tes serta memastikan ketersediaan jaringan internet atau kuota yang memadai. Selain kemampuan pengetahuan, peserta juga mengikuti tes keterampilan serta penilaian kepribadian dan wawancara.
Tahapan Perekrutan Calon Pembina SNT
Rangkaian perekrutan calon Pembina Pramuka SNT dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu:
- 22–25 September 2026
Pendaftaran calon pembina melalui Google Form. - 26–27 September 2026
Verifikasi data dan kelengkapan dokumen peserta. -
Minggu, 27 September 2026
Pelaksanaan seleksi di Graha Pandu, Kantor Sekretariat Kwarcab Kabupaten Bogor, meliputi:- Tes pengetahuan;
- Tes keterampilan;
- Tes kepribadian;
- Wawancara.
Peserta mengikuti seleksi dengan mengenakan seragam Pramuka dan mempersiapkan perangkat yang diperlukan untuk mengikuti tes pengetahuan.
- 28 September 2026
Penetapan 8 peserta yang dinyatakan lolos seleksi tingkat Kwarcab Kabupaten Bogor. - 29 September 2026
Delapan peserta yang lolos akan mengikuti seleksi nasional secara daring. Dari tahapan tersebut akan dipilih empat calon Pembina Pramuka, yaitu:- 1 Pembina Pramuka Penegak putri;
- 1 Pembina Pramuka Penegak putra;
- 1 Pembina Pramuka Penggalang putri;
- 1 Pembina Pramuka Penggalang putra.
Setelah seluruh tahapan seleksi selesai, peserta yang terpilih akan melanjutkan proses pembinaan melalui Kursus Pengelola Gugus Depan (Kursus Pengelola Gudep) sebagai bagian dari persiapan dalam menjalankan tugas pembinaan kepramukaan.
Seleksi untuk Mendapatkan Calon Pembina Berkualitas
Seleksi yang dilaksanakan di Kwarcab Kabupaten Bogor tidak hanya melihat kemampuan pengetahuan peserta, tetapi juga memperhatikan keterampilan, karakter, kemampuan berkomunikasi, kesiapan menjalankan tugas, serta komitmen dalam membina peserta didik.
Kehadiran tim penilai yang ditugaskan langsung oleh Kwartir Nasional memberikan kesempatan bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus mengikuti proses seleksi secara objektif dan terstruktur.
Melalui rangkaian seleksi tersebut, diharapkan calon pembina yang terpilih benar-benar memiliki kesiapan untuk menjalankan peran sebagai Pembina Pramuka di Sekolah Nasional Terintegrasi, serta mampu menghadirkan kegiatan kepramukaan yang edukatif, menarik, membangun karakter, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Bagi Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor, proses ini juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia kepramukaan yang berkualitas, profesional, berkarakter, dan memiliki semangat pengabdian dalam mendidik generasi muda.
Pramuka — Mengabdi, Membina, dan Menginspirasi Generasi.