KABUPATEN BOGOR, Kamis, 22 Oktober 2026 — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor melaksanakan kegiatan monitoring Satuan Karya Pramuka (Saka), Satuan Komunitas Pramuka (Sako), dan Gugus Darma pada Kamis, 22 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya evaluasi dan penguatan pembinaan kepramukaan sekaligus memperluas sinergi dengan berbagai mitra strategis di Kabupaten Bogor.

Tim monitoring melibatkan unsur Andalan Saka, Andalan Sako, Andalan Bela Negara, serta Pusat Penelitian dan Pengembangan Kwartir Cabang (Puslitbangcab) Kwarcab Kabupaten Bogor. Pada hari keempat sekaligus rangkaian akhir monitoring ini, tim mengunjungi tiga sasaran, yaitu Lanud Atang Sendjaja terkait Saka Dirgantara, Satuan Komunitas Sekolah Islam Terpadu (Sako SIT), dan Gugus Darma Tohaga.

Kunjungan pertama dilaksanakan ke Lanud Atang Sendjaja untuk melakukan monitoring pembinaan Saka Dirgantara. Satuan karya ini memiliki peran penting dalam memperkenalkan dunia kedirgantaraan kepada generasi muda, menumbuhkan kedisiplinan, membangun jiwa patriotisme, serta mengembangkan wawasan dan keterampilan di bidang penerbangan. Melalui koordinasi dengan pihak Lanud, diharapkan pembinaan Saka Dirgantara dapat semakin terarah dan memberikan pengalaman edukatif bagi anggota Pramuka.

Selanjutnya, tim melakukan monitoring terhadap Satuan Komunitas Pramuka Sekolah Islam Terpadu (Sako SIT). Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan pembinaan kepramukaan berbasis komunitas pendidikan Islam terpadu, sekaligus mendorong penguatan karakter peserta didik melalui perpaduan nilai kepramukaan, keimanan, kedisiplinan, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.

Tim juga mengunjungi Gugus Darma Tohaga sebagai bagian dari upaya memperluas perhatian terhadap peran serta masyarakat dalam Gerakan Pramuka. Monitoring ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kontribusi anggota dewasa dan unsur masyarakat dalam kegiatan pengabdian, pemberdayaan lingkungan, serta dukungan terhadap pembinaan generasi muda.

Pelaksanaan monitoring tidak hanya berfokus pada pendataan dan evaluasi administrasi, tetapi juga menjadi ruang dialog untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan pembinaan, potensi pengembangan program, serta peluang kerja sama yang dapat ditindaklanjuti. Hasil kunjungan diharapkan menjadi bahan pertimbangan bagi Kwarcab Kabupaten Bogor dalam menyusun kebijakan dan program pembinaan Saka, Sako, serta Gugus Darma yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Kegiatan pada 22 Oktober 2026 ini sekaligus menutup rangkaian monitoring Saka dan Sako Kwarcab Kabupaten Bogor yang berlangsung pada 19–22 Oktober 2026. Selama rangkaian tersebut, tim melakukan kunjungan ke berbagai instansi dan komunitas untuk memperkuat koordinasi, mengevaluasi pelaksanaan pembinaan, serta membangun sinergi dalam pengembangan kepramukaan.

Melalui kegiatan ini, Kwarcab Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan instansi pemerintah, lembaga pendidikan, unsur TNI, serta komunitas masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menjadikan Saka, Sako, dan Gugus Darma sebagai wadah pembelajaran, pengembangan keterampilan, pembentukan karakter, dan pengabdian nyata kepada masyarakat.

Bersama memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas pembinaan, dan mewujudkan Pramuka Kabupaten Bogor yang berkarakter, terampil, serta siap mengabdi bagi bangsa dan negara.

Salam Pramuka! ⚜️