Cibinong – Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor melaksanakan Rapat Andalan Kwartir Cabang pada Jumat, 17 Juli 2026, bertempat di Aula Graha Pandu Cibinong. Rapat ini menjadi forum koordinasi penting untuk mengevaluasi pelaksanaan program, menyusun langkah strategis, serta mematangkan berbagai agenda kegiatan Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor pada Semester II Tahun 2026.

Rapat diawali dengan sambutan Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor yang menyampaikan sejumlah agenda penting, antara lain persiapan Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka, pelaksanaan Jambore Nasional, Rakercab, Tapakan Pramuka Garuda, serta berbagai program pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka di Kabupaten Bogor.

Salah satu pembahasan utama adalah persiapan kontingen Kabupaten Bogor dalam menghadapi Jambore Nasional, termasuk kesiapan peserta dalam mengikuti kegiatan Kolone Tongkat. Para peserta Jamnas telah mengikuti dua kali training center dan akan terus mendapatkan pemantapan melalui latihan serta gladi secara berkala.  Dalam pelaksanaan kolone tongkat tersebut, Kontingen Penggalang Kabupaten Bogor akan berada di barisan terdepan dan diikuti dengan kontingen Penggalang dari Kwartir Daerah se-Indonesia. Para peserta akan menampilkan atraksi kolone tongkat sebagai bagian dari rangkaian pembukaan Jambore Nasional. Kepercayaan untuk berada di barisan terdepan menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi Kontingen Kabupaten Bogor. Oleh karena itu, para peserta terus mengikuti latihan dan pemantapan secara intensif untuk memastikan kesiapan, kekompakan, ketepatan gerakan, serta kedisiplinan dalam menampilkan atraksi kolone tongkat. Penampilan ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi Penggalang Kabupaten Bogor untuk menunjukkan semangat, kekompakan, dan keterampilan terbaik di hadapan seluruh peserta Jambore Nasional dari berbagai penjuru Indonesia.

Dalam rapat Waka bina muda Kak Dian Sukmawan Menyampaikan bahwa berbagai perlengkapan kontingen, termasuk kaos dan kit dari Kwarcab, telah selesai dan dibagikan kepada peserta. Sementara itu, persiapan seragam kontingen masih dalam tahap penyelesaian. Training center lanjutan dijadwalkan pada 25–26 Juli 2026 sebagai bagian dari pemantapan kesiapan peserta sebelum mengikuti Jambore Nasional. beliau juga membahas rencana pelepasan kontingen Jambore Nasional yang direncanakan dilaksanakan pada tanggal 11 atau 12 Agustus 2026 di Taman Siliwangi Halaman Pemda Kabupaten Bogor. 

Pada agenda Tapakan Pramuka Garuda, disampaikan bahwa pelaksanaan akan dilakukan pada akhir Agustus dengan mengacu pada edaran dan ketentuan terbaru. Seluruh jajaran diharapkan dapat mempersiapkan peserta dari berbagai golongan secara optimal.

Sementara itu, terkait Lomba Tingkat III (LT-III), Kwarcab Kabupaten Bogor berencana mengikuti petunjuk pelaksanaan Kwarda Jawa Barat dengan mengedepankan aspek prestasi dan kualitas pembinaan peserta. Dalam rapat juga disampaikan harapan agar pelaksanaan LT di tingkat kwartir ranting tidak hanya dilaksanakan dalam waktu satu hari sehingga peserta memperoleh pengalaman pembinaan yang lebih optimal.

Agenda penting lainnya adalah persiapan Rapat Kerja Cabang (Rakercab). Ketua Pelaksana Rakercab kak Ahyani  menyampaiikan Rakercab direncanakan dilaksanakan selama satu hari. dan Setiap bidang di kwartir cabang diharapkan menyampaikan capaian program serta persentase target menuju pencapaian PH2530 (PASTI HEBAT 2530).

Kwarcab Kabupaten Bogor juga menegaskan pentingnya membangun satu persepsi antara Kwarcab dan seluruh Kwarran dalam mewujudkan target menjadi Kwarcab Tergiat. Dalam rangka mendukung pelaksanaan Rakercab, percepatan Musyawarah Ranting di Kwarran Tenjo dan Sukajaya juga menjadi perhatian agar seluruh proses organisasi dapat berjalan sesuai tahapan.

Selain itu, rapat membahas pentingnya penyusunan standar iuran anggota Gerakan Pramuka serta dukungan pembiayaan kegiatan secara proporsional dan terarah.

Pada bidang pengabdian masyarakat, disampaikan oleh Kak Sulaemansyah selaku Waka Abdimas beberapa program strategis, antara lain pengembangan Kampung Pramuka dengan mengacu pada pedoman yang telah tersedia, program lingkungan hidup, serta penguatan kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Kegiatan pengabdian masyarakat juga akan diperkuat melalui program Bulan Bakti Pramuka.

Kwarcab Kabupaten Bogor akan mendorong setiap kwartir ranting untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat. Bagi kwartir ranting yang tidak melaksanakan perayaan Hari Pramuka, kegiatan pengabdian dapat menjadi bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat melalui gerakan “Satu Kwarran Satu Kado Pengabdian.”

Program TPOD juga direncanakan untuk disinergikan dengan kegiatan Upacara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat kehadiran Gerakan Pramuka dalam kegiatan kebangsaan dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam bidang pengembangan organisasi dan data, KOMTI diarahkan untuk menyusun panduan teknis Satu Data Gerakan Pramuka. Sementara itu, FGD mulai diarahkan untuk merumuskan kebutuhan program tahun 2027 serta rencana strategis tahun 2028.

Rapat juga membahas agenda kegiatan Satuan Karya Pramuka, termasuk rencana Kemah Saka yang dijadwalkan pada 2–3 September 2026. Dalam bidang organisasi, turut disampaikan adanya proses Pergantian Antarwaktu (PAW) Dewan Kerja Cabang (DKC).

Seluruh pembahasan dalam rapat tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi dan konsolidasi organisasi Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor. Setiap bidang diharapkan mampu menjalankan program secara terukur, berorientasi pada target, serta memperkuat kolaborasi antara Kwarcab, Kwarran, gugus depan, Satuan Karya, dan seluruh unsur Gerakan Pramuka.

Melalui Rapat Andalan Kwarcab ini, Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor terus memperkuat komitmen untuk bekerja secara terarah, terukur, dan kolaboratif dalam mewujudkan target PH2530 serta mempertahankan prestasi sebagai Kwartir Cabang Tergiat.

Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan.

Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor

yw_pusdatin