CITEUREUP, KABUPATEN BOGOR – Komitmen untuk mewujudkan Gerakan Pramuka yang inklusif, ramah, dan merangkul semua kalangan kembali ditunjukkan oleh Kwartir Ranting (Kwarran) Citeureup. Melalui Andalan Ranting Urusan Pramuka Luar Biasa, Kwarran Citeureup sukses menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Rutin Pramuka Luar Biasa pada Sabtu, 24 Oktober 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Balai Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial (DINSOS) ini berlangsung selama satu hari penuh, mulai pagi hingga sore hari. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan anggota Pramuka Berkebutuhan Khusus dari berbagai gugus yang ada di wilayah Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Pembinaan rutin ini merupakan agenda berkelanjutan yang digagas Kwarran Citeureup sebagai wadah pengembangan karakter, keterampilan, dan rasa percaya diri bagi Pramuka Berkebutuhan Khusus. Tidak hanya sekedar kegiatan seremonial, pembinaan diisi dengan materi-materi kepramukaan yang adaptif, kreatif, dan menyenangkan sesuai dengan kemampuan peserta.

Sejak pagi, suasana di Aula Balai Kesejahteraan Sosial sudah dipenuhi semangat dan keceriaan. Para peserta datang dengan penuh antusias didampingi oleh pembina dan orang tua. Kegiatan berlangsung dengan sangat lancar, tertib, aman, dan kondusif. Tidak ada kejadian menonjol seperti kecelakaan, sakit, maupun kendala lainnya selama acara berlangsung.

Dalam kegiatan kali ini, para peserta diajak untuk mengasah kreativitas melalui kegiatan menggambar. Mereka dengan penuh imajinasi menggambar berbagai aktivitas, salah satunya menggambarkan orang yang sedang berenang. Kegiatan sederhana ini bertujuan untuk melatih motorik halus, konsentrasi, serta mengekspresikan perasaan dan cita-cita mereka melalui karya seni.

Andalan Ranting Urusan Pembinaan Pramuka Luar Biasa Kwarran Citeureup, Kak Agus Multi, mengungkapkan rasa bangga dan harunya melihat semangat para peserta.

"Saya Agus Multi selaku Andalan Ranting urusan pembinaan Pramuka Luar Biasa, mengapresiasi penuh terhadap para Pramuka berkebutuhan khusus di wilayah Kecamatan Citeureup, yang dimana mereka sangat antusiasme dan semangat dalam mengikuti pembinaan kepramukaan rutin," tuturnya.

Lebih lanjut, Kak Agus menegaskan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk terus aktif dan berprestasi di Gerakan Pramuka.

"Harapan saya semoga disabilitas bukan alasan mereka berhenti berkegiatan kepramukaan. Kegiatan Pramuka adalah cerminan semangat mereka. Selama ada kemauan, di situ ada jalan untuk terus berkarya dan mengabdi," tambahnya.

Kebahagiaan juga dirasakan langsung oleh para peserta. Salah satunya adalah Angga, seorang Pramuka berkebutuhan khusus fisik yang menjadi peserta dalam kegiatan tersebut. Dengan polos dan penuh senyuman, ia menceritakan pengalamannya.

"Hari ini senang, kita menggambar orang sedang berenang," ujar Angga ceria.

Melalui kegiatan pembinaan rutin ini, Kwarran Citeureup berharap dapat terus menanamkan nilai-nilai Dasa Darma dan Tri Satya kepada seluruh anggota Pramuka tanpa terkecuali. Pramuka Luar Biasa adalah bukti nyata bahwa Gerakan Pramuka hadir untuk semua, memberikan ruang yang sama untuk tumbuh, belajar, dan menjadi pribadi yang mandiri, berani, dan berkarakter.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan doa bersama, dengan harapan agar pembinaan serupa dapat terus dilaksanakan secara konsisten dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi Pramuka Berkebutuhan Khusus di Kabupaten Bogor.

Salam Pramuka!

muh.s