Citeureup, 14 Agustus 2026 — Dedikasi panjang dalam Gerakan Pramuka mendapat apresiasi. Kak Ahmad Yani, S.Pd., selaku Pembina Gugusdepan Al-Hidayah Tajur, menerima Penghargaan Pancawarsa III sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan kesetiaannya dalam membina serta mengembangkan Gerakan Pramuka.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Pramuka ke-65 yang dilaksanakan di Lapangan Kecamatan Citeureup, Jumat (14/8/2026). Kegiatan berlangsung selama kurang lebih empat jam dalam suasana yang kondusif, penuh kebanggaan, dan antusiasme dari seluruh peserta.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Mabiran Citeureup, Pengurus Kwarran Citeureup, Mabigus, para Pembina, serta anggota Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak. Kehadiran berbagai unsur Gerakan Pramuka ini turut memberikan makna tersendiri bagi momentum penghargaan yang diterima oleh Kak Ahmad Yani.
Penghargaan Pancawarsa III merupakan bentuk apresiasi terhadap anggota dewasa Gerakan Pramuka yang telah menunjukkan kesetiaan, pengabdian, dan dedikasi dalam kurun waktu tertentu. Bagi Kak Ahmad Yani, penghargaan tersebut menjadi sebuah kebanggaan sekaligus pengingat untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi Gerakan Pramuka.
“Tentunya saya merasa bangga atas penghargaan Pancawarsa III ini. Lebih dari 15 tahun mengabdi di Gerakan Pramuka memberikan rasa bangga sekaligus banyak pengalaman bagi saya. Semoga setelah mendapatkan penghargaan ini, pengabdian saya di Gerakan Pramuka dapat semakin meningkat,” ujar Kak Ahmad Yani, S.Pd.
Perjalanan pengabdian selama lebih dari 15 tahun tentunya bukanlah waktu yang singkat. Berbagai pengalaman dalam mendampingi dan membina generasi muda menjadi bagian penting dari perjalanan Kak Ahmad Yani di dunia kepramukaan.
Penghargaan ini diharapkan tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi perkembangan Gerakan Pramuka, khususnya dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab.
Momentum tersebut juga menjadi inspirasi bagi para peserta didik yang hadir untuk memahami bahwa pengabdian dalam Gerakan Pramuka merupakan sebuah proses panjang yang membutuhkan ketekunan, kesetiaan, dan semangat untuk terus memberikan manfaat.
Selama kegiatan berlangsung, tidak terdapat kejadian khusus maupun kendala yang mengganggu jalannya acara. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, serta diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh peserta.
Penghargaan Pancawarsa III bagi Kak Ahmad Yani, S.Pd. menjadi bukti bahwa setiap langkah pengabdian dalam Gerakan Pramuka memiliki nilai dan makna. Lima belas tahun lebih mengabdi bukanlah akhir perjalanan, melainkan pijakan untuk terus melanjutkan darma bakti bagi Gerakan Pramuka dan generasi penerus.
sahlakmla
15 Tahun Mengabdi, Pembina Gugusdepan Al-Hidayah Tajur Raih Penghargaan Pancawarsa III
14-08-2026
26