Ciawi - Kegiatan Latihan Rutin Pramuka Penggalang Gudep 24.113 - 24.114 Pangkalan SMP AT TIIN kembali menghadirkan pengalaman seru dan edukatif melalui materi Masak Rimba pada Sabtu, 25 April 2026. Bertempat di lapangan SMP AT TIIN, kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 09.30 WIB dengan penuh semangat dan antusiasme.

Sebanyak 10 orang anggota Pramuka Penggalang terlibat aktif dalam kegiatan ini. Mereka adalah Siti Maryam, Siti Masrifah, Siti Salwa Yulia Ramadhan, Salsabila Aulia Ramadhan, Siti Narisa, Siti Salwa, Siti Salwa Az Zahra, Siti Silvia, Siti Fatimatul Zahra, dan M. Ridwan.

Kegiatan Masak Rimba merupakan salah satu materi penting dalam kepramukaan yang bertujuan melatih kemandirian, keterampilan bertahan hidup di alam, serta kemampuan bekerja sama dalam tim. Para peserta ditantang untuk memasak dengan peralatan sederhana dan memanfaatkan bahan yang tersedia di alam sekitar.

Sejak awal kegiatan, para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil untuk memudahkan koordinasi. Mereka mulai menyiapkan bahan, membuat tungku sederhana, hingga mengolah makanan dengan penuh kreativitas.

Suasana lapangan SMP AT TIIN pun berubah menjadi area praktik yang hidup. Asap tipis dari tungku sederhana terlihat mengepul, sementara para peserta tampak sibuk namun tetap ceria menjalankan setiap tahapan kegiatan.

Pembina Pramuka Putra, Kak Muhammad Renanda, turut mendampingi jalannya kegiatan. Ia memberikan arahan teknis sekaligus memastikan keselamatan peserta selama proses memasak berlangsung.

Dalam keterangannya, Kak Renanda menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai pembelajaran yang tinggi. “Masak rimba bukan hanya soal memasak, tetapi juga melatih ketahanan, kreativitas, dan kerja sama. Ini bekal penting bagi adik-adik dalam kehidupan,” ujarnya.

Sementara itu, Pembina Putri, Kak Firda, juga memberikan motivasi kepada para peserta agar tetap semangat dan tidak takut mencoba hal baru. Ia mengapresiasi antusiasme peserta yang terlihat sejak awal kegiatan.

“Kegiatan seperti ini sangat baik untuk membentuk karakter mandiri. Saya bangga melihat mereka mampu bekerja sama dan saling membantu dalam kelompok,” ungkap Kak Firda.

Salah satu peserta, Siti Salwa Yulia Ramadhan, mengaku sangat senang mengikuti kegiatan ini. Ia merasa mendapatkan pengalaman baru yang berbeda dari kegiatan belajar di kelas.

“Seru sekali, apalagi kita bisa memasak sendiri dengan cara yang unik. Ini pengalaman yang tidak terlupakan,” katanya dengan antusias.

Hal senada juga disampaikan oleh Salsabila Aulia Ramadhan. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini melatih kesabaran dan kekompakan dalam tim.

“Kami belajar untuk bekerja sama dan saling berbagi tugas. Walaupun sederhana, hasil masakannya terasa lebih nikmat karena dibuat bersama,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta tidak hanya fokus pada hasil masakan, tetapi juga proses yang mereka jalani bersama. Nilai kebersamaan dan kekompakan menjadi hal utama yang terasa dalam setiap kelompok.

Kegiatan Masak Rimba ini menjadi bukti bahwa pembelajaran di luar kelas mampu memberikan pengalaman yang lebih bermakna. Para peserta tidak hanya memperoleh keterampilan praktis, tetapi juga nilai-nilai kehidupan yang penting.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan anggota Pramuka Penggalang SMP AT TIIN semakin terampil, mandiri, dan siap menghadapi berbagai tantangan. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan terus terjaga dalam setiap kegiatan kepramukaan ke depan.

Kegiatan ditutup dengan penuh keceriaan dan rasa bangga atas hasil yang telah dicapai. Masak Rimba bukan sekadar aktivitas, tetapi menjadi momen berharga dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan berdaya saing.

Pewarta : MRUchan