CISARUA – Memasuki agenda teknik kepramukaan (tekpram) dalam Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjumsa) SD Negeri Tugu Selatan 01 Kwartir Ranting Cisarua, para peserta disuguhkan dengan Giat Pionering yang seru dan menantang. Kegiatan yang melatih keterampilan tali-temali ini dipandu langsung oleh Waka Bina Muda Kwartir Ranting Cisarua, Ka Sopian.
Bertempat di lapangan utama perkemahan, ratusan Pramuka Penggalang yang terbagi dalam beberapa regu tampak antusias memegang tongkat pramuka dan tali jemuran (tali penyu). Mereka bersiap mempraktikkan seni mendirikan bangunan darurat menggunakan simpul-simpul dasar kepramukaan.
Dalam arahannya, Ka Sopian menjelaskan bahwa pionering bukan sekadar menyambung tongkat, melainkan sebuah media untuk mengasah ketelitian, kekuatan fisik, dan kerja tim yang solid.
"Pionering adalah salah satu ruh dari keterampilan Pramuka. Di sini ego kalian diuji. Sebuah menara atau jembatan tidak akan berdiri kokoh kalau simpulnya longgar atau anggotanya tidak mau bekerja sama. Ingat, kuncinya adalah fokus, presisi, dan gotong royong," ujar Ka Sopian di sela-sela memantau barisan peserta.
Di bawah bimbingan dan instruksi taktis dari Ka Sopian, para peserta Perjumsa mulai mempraktikkan beberapa ikatan penting, seperti simpul mati, simpul pangkal, ikatan silang, dan ikatan palang.