MEGAMENDUNG – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Megamendung terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Kursus Mahir Dasar (KMD) Tahun 2026. Sebagai langkah pemantapan, panitia penyelenggara sukses menggelar Technical Meeting (TM) khusus untuk KMD Golongan Siaga pada Selasa,, 28 April 2026. Bertempat di Aula PGRI Megamendung, kegiatan yang berlangsung sejak pukul 13.30 hingga 15.00 WIB ini berjalan dinamis dan penuh antusiasme.

Pertemuan teknis ini menjadi momen penting karena dihadiri langsung oleh Ketua Kwarran Megamendung, Kak Eti Rohayati, yang senantiasa mengawal kualitas pembinaan di wilayahnya. Kehadiran beliau turut didampingi oleh Ketua Panitia KMD, Kak Susilawati, beserta jajaran panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan acara. Selain itu, forum ini juga diikuti oleh barisan Pelatih yang akan memandu jalannya kursus, Andalan Ranting Urusan Siaga, dan para calon peserta KMD Siaga yang tampak bersemangat menyambut kegiatan.

 

Penyelenggaraan KMD tahun ini terasa semakin istimewa karena mengusung tema besar, yakni "Membangun Pembina yang Disiplin, Kreatif, dan Bertanggungjawab". Sejalan dengan tema tersebut, dalam arahannya Kak Eti Rohayati memberikan suntikan motivasi kepada seluruh peserta. Beliau menaruh harapan besar agar KMD Golongan Siaga kali ini tidak hanya dipandang sebagai formalitas, melainkan benar-benar menjadi wadah penempaan yang mampu melahirkan sosok pembina Pramuka Siaga yang inovatif, berdedikasi, dan berkarakter kuat untuk mendidik generasi muda di gugus depannya masing-masing.

Suasana forum terasa semakin interaktif ketika memasuki agenda pembahasan inti, yaitu pemaparan aturan dan tata tertib kursus. Kak Susilawati, selaku Ketua Panitia KMD, menegaskan bahwa tujuan utama diadakannya pertemuan ini adalah untuk menyamakan persepsi teknis terkait pelaksanaan KMD Siaga.

Dengan adanya penyamaan persepsi tersebut, panitia berharap seluruh peserta memiliki kesiapan mental dan pemahaman yang selaras. "Kita ingin memastikan seluruh rangkaian kursus nantinya dapat diikuti oleh peserta dengan baik, tertib, dan yang paling utama, pelaksanaannya harus tegak lurus dengan Petunjuk Penyelenggaraan (Jukran) Gerakan Pramuka yang berlaku," tegas pihak panitia dalam sesi diskusi.

 

Lebih lanjut, Technical Meeting ini juga dimanfaatkan untuk mematangkan manajemen di lapangan. Panitia secara resmi membagi peserta ke dalam satuan terkecil khas Pramuka Siaga, yaitu Barung, di mana setiap Barung ditetapkan beranggotakan 6 orang peserta agar kerja sama tim dapat berjalan efektif dan solid.

Tidak sekadar pembagian kelompok, musyawarah teknis ini juga menuntaskan plotting pembagian kapling area kemah untuk masing-masing Barung. Selain itu, jadwal piket harian selama perkemahan juga disusun dan disepakati bersama. Hal ini dirancang sedemikian rupa untuk melatih kemandirian peserta serta mengimplementasikan nilai kedisiplinan dan tanggung jawab secara langsung, sebagaimana semangat tema yang diusung.

Dengan terselenggaranya Technical Meeting yang komunikatif ini, seluruh elemen kegiatan—mulai dari Kwarran, panitia, pelatih, hingga peserta—kini telah memiliki kesamaan visi. Kwarran Megamendung sangat optimis bahwa penyelenggaraan KMD Golongan Siaga Tahun 2026 akan berjalan sukses, lancar, dan memberikan dampak positif yang nyata bagi perkembangan kepramukaan di wilayah Megamendung.