Ciawi-Bogor, Kamis, 9 April 2026 menjadi momen penuh semangat bagi Pramuka Penegak Putri Ambalan Dewi Sartika Gudep 24.012 Pangkalan SMK Amaliah yang kembali menggelar latihan perdana pasca libur Hari Raya Idulfitri. Kegiatan yang berlangsung di lapangan SMK Amaliah ini diikuti dengan antusias oleh seluruh anggota, khususnya peserta didik kelas X yang wajib mengikuti latihan sebagai bagian dari pembinaan karakter dan keterampilan kepramukaan.

Latihan dimulai pada pukul 16.00 hingga 16.30 diawali dengan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat dan tertib. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Pradana Putri, Syarifa Balqis, yang dengan tegas dan penuh wibawa membuka rangkaian kegiatan latihan. Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi inti, yakni pionering dan tali-temali yang mencakup teknik simpul serta cara menyatukan dua tongkat menggunakan tali.

Materi disampaikan oleh Dewan Ambalan Dewi Sartika secara interaktif dan aplikatif, sehingga peserta dapat langsung mempraktikkan teknik yang diajarkan. Kegiatan ini juga dipantau langsung oleh Salah seorang Pembina Gudep, yaitu Kak Siti Sarah Monica, S.Pd., Gr., yang turut memberikan arahan serta memastikan jalannya latihan berlangsung dengan baik dan sesuai tujuan pembelajaran.

Adapun materi pionering dan tali-temali yang diberikan bertujuan untuk membekali anggota Pramuka dengan keterampilan hidup (life skill), khususnya dalam membuat berbagai konstruksi sederhana seperti gapura, tandu darurat, hingga menara dari tongkat dan tali. Selain itu, latihan ini juga menekankan pentingnya kerjasama tim, kekompakan, serta kemampuan berpikir sistematis dalam menyelesaikan suatu proyek.

Dalam praktiknya, peserta mempelajari berbagai jenis ikatan seperti ikatan palang untuk menyatukan dua tongkat tegak lurus, ikatan silang untuk tongkat yang tidak tegak lurus, serta ikatan canggah untuk menyambung tongkat secara lurus. Selain itu, mereka juga mempraktikkan simpul-simpul dasar seperti simpul pangkal, simpul mati, dan simpul jangkar yang memiliki fungsi penting dalam setiap konstruksi pionering.

Pradana Putri, Syarifa Balqis, dalam keterangannya menyampaikan bahwa latihan perdana ini menjadi momentum penting untuk kembali membangun semangat kepramukaan setelah libur panjang.
“Latihan ini bukan hanya sekadar kegiatan rutin, tetapi juga menjadi awal untuk membentuk kembali kekompakan dan kedisiplinan anggota, khususnya adik-adik kelas X agar lebih siap mengikuti kegiatan ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu anggota Penegak kelas X dari kelas DPB, Ratu Esa Hidayat, mengaku sangat senang bisa mengikuti latihan perdana ini.
“Saya merasa latihan ini sangat bermanfaat karena bisa belajar langsung cara membuat ikatan dan simpul yang sebelumnya hanya saya lihat di buku. Selain itu, kami juga belajar bekerjasama dengan teman,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Listawati dari kelas X AK 1 yang menilai kegiatan ini sangat menarik dan menantang.
“Latihannya seru dan tidak membosankan. Kami diajak praktik langsung, jadi lebih mudah memahami. Semoga ke depan bisa belajar lebih banyak lagi,” tuturnya.

Dengan terselenggaranya latihan perdana ini, diharapkan seluruh anggota Pramuka Penegak Putri Ambalan Dewi Sartika dapat semakin terampil, disiplin, dan siap menghadapi berbagai tantangan kegiatan kepramukaan. Latihan ini juga menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang tangguh, kreatif, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan kepedulian sosial yang tinggi.

Pewarta : MRU
Kontributor : Kemal Irfani