Citeureup, 21 Agustus 2026 — Semangat kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan oleh anggota Pramuka Gugusdepan Yayasan Al-Hidayah Tajur melalui kegiatan “Bersih Bakti Berarti”, Jumat (21/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Bulan Bakti Pramuka sekaligus menjadi bentuk nyata pengamalan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Gugusdepan Yayasan Al-Hidayah Tajur tersebut diikuti oleh 2 orang Pembina dan 40 anggota Pramuka Penggalang MTs. Selama kurang lebih dua jam, para peserta bersama-sama membersihkan lingkungan Gugusdepan dengan penuh semangat dan kebersamaan.

Sejak kegiatan dimulai, para peserta terlihat antusias menjalankan tugas masing-masing. Dengan semangat gotong royong, mereka membersihkan berbagai area lingkungan Gugusdepan agar menjadi lebih bersih, nyaman, dan sehat. Kegiatan berlangsung dalam suasana yang kondusif tanpa adanya kejadian khusus yang mengganggu jalannya kegiatan.

Bagi Gerakan Pramuka, kegiatan pengabdian kepada lingkungan seperti ini bukan sekadar aktivitas bersih-bersih. “Bersih Bakti Berarti” menjadi sarana pembelajaran karakter yang mengajarkan peserta didik untuk peduli, bertanggung jawab, bekerja sama, serta memiliki kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Kak Sahla selaku Pembantu Pembina menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.

“Kegiatan ‘Bersih Bakti Berarti’ dalam rangka Bulan Bakti Pramuka menjadi salah satu bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka, khususnya dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.”

Menurutnya, melalui kegiatan sederhana seperti membersihkan lingkungan Gugusdepan, anggota Pramuka tidak hanya belajar mengenai pentingnya kebersihan, tetapi juga mendapatkan pengalaman untuk bekerja sama, bertanggung jawab, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Kegiatan sederhana seperti ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan positif yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Saya sangat mengapresiasi semangat dan kebersamaan adik-adik dalam mengikuti kegiatan ini. Semoga melalui ‘Bersih Bakti Berarti’, semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan semakin tumbuh dalam diri setiap anggota Pramuka.”

Antusiasme juga dirasakan oleh para peserta. M. Radhika Naufal D.A., salah satu peserta, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang bermanfaat sekaligus menyenangkan.

“Menurut saya, kegiatan ‘Bersih Bakti Berarti’ dalam rangka Bulan Bakti Pramuka merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat dan menyenangkan. Melalui kegiatan bersih-bersih lingkungan Gugusdepan, kami belajar untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan lingkungan sekitar.”

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan pelajaran penting mengenai kebersamaan dan tanggung jawab.

“Kegiatan ini juga mengajarkan kami pentingnya kerja sama, gotong royong, disiplin, dan tanggung jawab. Kami merasa senang dapat ikut berkontribusi menjaga lingkungan Gugusdepan agar tetap bersih, nyaman, dan sehat.”

Kegiatan “Bersih Bakti Berarti” menjadi bukti bahwa semangat bakti dalam Gerakan Pramuka dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang memberikan manfaat nyata. Dari lingkungan Gugusdepan, anggota Pramuka belajar bahwa perubahan tidak selalu harus dimulai dari hal besar, tetapi dapat tumbuh dari kepedulian dan kemauan untuk berbuat bersama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong, kepedulian lingkungan, disiplin, dan tanggung jawab terus menjadi bagian dari karakter setiap anggota Pramuka, sehingga semangat Bulan Bakti Pramuka tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

sahlakmla