CILEUNGSI — Calon Pramuka Garuda melaksanakan program magang di tempat ibadah sebagai bagian dari proses pembentukan karakter, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 22 Agustus 2026, di Mushola Baitul Muttaqin, Kampung Cikadu, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Kegiatan diikuti oleh tujuh calon Pramuka Garuda. Para peserta melaksanakan kegiatan secara kompak dan penuh kebersamaan dalam menjalankan tugas yang telah dikoordinasikan sebelumnya dengan pihak Dewan Kemakmuran Musolah (DKM) Mushola Baitul Muttaqin.
Dalam kegiatan magang tersebut, peserta melakukan berbagai pekerjaan kebersihan, mulai dari membersihkan lantai, kipas angin, mimbar, hingga sejumlah sarana dan fasilitas lainnya yang berada di lingkungan mushola.
Koordinasi antara peserta magang dan pihak DKM berjalan dengan baik. Pihak pengelola Mushola Baitul Muttaqin juga menerima dan mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut dengan baik sehingga seluruh agenda dapat berlangsung lancar.
Bagi para calon Pramuka Garuda, kegiatan magang ini menjadi pengalaman langsung untuk menerapkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan bermasyarakat. Selain belajar bertanggung jawab terhadap tugas, peserta juga dilatih untuk memiliki kepedulian terhadap fasilitas umum dan lingkungan sekitar.
Salah satu peserta magang, Aini Sabila Lestari, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena memperoleh pengalaman baru.
“Setelah saya melakukan magang satu hari ini, saya merasa senang dan bersyukur karena mendapatkan pengalaman baru,” ujar Aini.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pemahaman bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan melalui tindakan sederhana yang memberikan manfaat bagi lingkungan.
“Saya belajar bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan melalui hal-hal sederhana, salah satunya dengan menjaga kebersihan dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” katanya.
Aini menambahkan, kegiatan magang juga mengajarkan dirinya untuk semakin peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan masyarakat.
“Kegiatan ini juga mengajarkan saya untuk lebih peduli dan lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan masyarakat,” ungkapnya.
Melalui program magang di tempat ibadah ini, calon Pramuka Garuda diharapkan semakin memahami makna pengabdian, kepedulian, gotong royong, dan tanggung jawab sebagai bagian dari proses pembentukan pribadi yang berkarakter dan bermanfaat bagi masyarakat.
Kegiatan diikuti oleh tujuh calon Pramuka Garuda. Para peserta melaksanakan kegiatan secara kompak dan penuh kebersamaan dalam menjalankan tugas yang telah dikoordinasikan sebelumnya dengan pihak Dewan Kemakmuran Musolah (DKM) Mushola Baitul Muttaqin.
Dalam kegiatan magang tersebut, peserta melakukan berbagai pekerjaan kebersihan, mulai dari membersihkan lantai, kipas angin, mimbar, hingga sejumlah sarana dan fasilitas lainnya yang berada di lingkungan mushola.
Koordinasi antara peserta magang dan pihak DKM berjalan dengan baik. Pihak pengelola Mushola Baitul Muttaqin juga menerima dan mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut dengan baik sehingga seluruh agenda dapat berlangsung lancar.
Bagi para calon Pramuka Garuda, kegiatan magang ini menjadi pengalaman langsung untuk menerapkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan bermasyarakat. Selain belajar bertanggung jawab terhadap tugas, peserta juga dilatih untuk memiliki kepedulian terhadap fasilitas umum dan lingkungan sekitar.
Salah satu peserta magang, Aini Sabila Lestari, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena memperoleh pengalaman baru.
“Setelah saya melakukan magang satu hari ini, saya merasa senang dan bersyukur karena mendapatkan pengalaman baru,” ujar Aini.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pemahaman bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan melalui tindakan sederhana yang memberikan manfaat bagi lingkungan.
“Saya belajar bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan melalui hal-hal sederhana, salah satunya dengan menjaga kebersihan dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” katanya.
Aini menambahkan, kegiatan magang juga mengajarkan dirinya untuk semakin peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan masyarakat.
“Kegiatan ini juga mengajarkan saya untuk lebih peduli dan lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan masyarakat,” ungkapnya.
Melalui program magang di tempat ibadah ini, calon Pramuka Garuda diharapkan semakin memahami makna pengabdian, kepedulian, gotong royong, dan tanggung jawab sebagai bagian dari proses pembentukan pribadi yang berkarakter dan bermanfaat bagi masyarakat.