Ciawi - Kegiatan latihan rutin mingguan Pramuka Penggalang Gudep 24.089–24.090 MTs Sirojul Athfal kembali digelar dengan penuh semangat dan antusiasme pada Sabtu (11/04/2026) di Lapangan MTs Sirojul Athfal, Kecamatan Ciawi. Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan karakter sekaligus penguatan keterampilan kepramukaan bagi para anggota penggalang.

Latihan diawali dengan upacara pembukaan di pasukan masing-masing yang secara resmi dibuka oleh Pembina Gudep Putra, Muhammad Rosadi, serta Pembina Gudep Putri, Siti Nurhasanah. Suasana khidmat dan tertib tampak menyelimuti jalannya upacara sebagai tanda dimulainya kegiatan.

Memasuki inti kegiatan, peserta menerima materi tentang semaphore, yaitu teknik komunikasi menggunakan bendera. Materi ini disampaikan secara interaktif dan aplikatif, sehingga mudah dipahami oleh para anggota. Setelah penyampaian materi, peserta langsung mempraktikkan cara mengirim dan menerima pesan berupa kata dan kalimat menggunakan bendera semaphore secara berkelompok.

Kegiatan ini turut diperkuat oleh kehadiran alumni, Kak Muhamad Asep Wahyudin yang saat ini menjabat sebagai Andalan Ranting Urusan Sarana Prasarana di Kwartir Ranting Ciawi, yang memberikan penguatan materi sekaligus berbagi pengalaman kepada para peserta. Kehadirannya memberikan motivasi tambahan bagi para penggalang untuk lebih semangat dalam berlatih.

Latihan kemudian ditutup dengan upacara penutupan sebagai bentuk evaluasi dan peneguhan nilai disiplin dalam setiap kegiatan kepramukaan.

Adapun tujuan dari latihan dengan materi semaphore ini adalah untuk membekali anggota Pramuka Penggalang dengan keterampilan komunikasi jarak jauh menggunakan isyarat bendera, terutama saat berada di lokasi dengan keterbatasan sinyal. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan melatih konsentrasi, ketelitian, kecepatan berpikir, serta kerja sama tim dalam menyampaikan dan menerima pesan, khususnya dalam kondisi darurat.

Dalam keterangannya, Kak Muhammad Rosadi menyampaikan apresiasi atas semangat para peserta. Ia berharap latihan ini dapat meningkatkan keterampilan dan kedisiplinan anggota. “Saya berharap adik-adik penggalang mampu menguasai semaphore dengan baik sebagai bekal penting dalam kegiatan kepramukaan, serta menjadi pribadi yang sigap dan komunikatif,” ujarnya.

Sementara itu, Kak Siti Nurhasanah juga mengungkapkan harapannya agar peserta lebih percaya diri dalam praktik. “Latihan ini bukan hanya tentang keterampilan, tetapi juga membangun kerja sama dan rasa tanggung jawab. Semoga ke depan mereka semakin aktif dan berani,” tuturnya.

Kak Muhamad Asep Wahyudin, memberikan motivasi kepada peserta untuk terus belajar dan tidak mudah menyerah. Ia berharap para penggalang dapat memanfaatkan setiap kesempatan latihan dengan maksimal. “Ilmu semaphore ini sangat berguna, terutama dalam kondisi tertentu. Teruslah berlatih agar semakin mahir,” pesannya.

Apresiasi juga datang dari Nawawi selaku Andalan Ranting Urusan Pembinaan Gudep Madrasah di Kwarran Ciawi. Ia menilai kegiatan ini sangat positif dan relevan dengan kebutuhan keterampilan Pramuka saat ini. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan latihan ini karena mampu membangun keterampilan komunikasi sekaligus karakter disiplin anggota. Harapannya, latihan seperti ini dapat terus konsisten dilaksanakan dan menjadi contoh bagi gugus depan lainnya di wilayah Ciawi,” ungkapnya.

Dari sisi peserta, Andini Dwi Putri mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. “Latihannya seru dan menantang. Saya jadi lebih paham cara mengirim pesan dengan semaphore,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Muhamad Rizki Maulana yang merasa kegiatan ini sangat bermanfaat. “Awalnya sulit, tapi setelah praktik jadi lebih mudah. Saya jadi lebih semangat belajar,” katanya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan Pramuka Penggalang Gudep 24.089–24.090 MTs Sirojul Athfal semakin terampil, disiplin, dan siap menghadapi berbagai tantangan, baik dalam kegiatan kepramukaan maupun kehidupan sehari-hari.

Pewarta : MRUchan
Kontributor : Nawawi