Cibinong - Kwartir Ranting (Kwarran) Ciawi kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meloloskan tiga anggota Pramuka Penggalang dalam seleksi peserta Jambore Nasional XII Tahun 2026. Ketiga peserta tersebut adalah Muhamad Faiz Sulaeman dari Gudep 24.069 SMPN 2 Ciawi, Laura Nurfitriani Dewi dari Gudep 24.070 SMPN 2 Ciawi, serta Fahira Azqya Putri dari Gudep 24.050 MTs Fathan Mubina.
Seleksi peserta Jambore Nasional XII kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Bogor dilaksanakan pada tanggal 4 dan 18 April 2026 bertempat di Graha Pandu, Gedung Sekretariat Kwarcab Kabupaten Bogor. Sebelum mengikuti seleksi di tingkat Kwarcab, ketiga anggota tersebut terlebih dahulu menjalani tahap pra-seleksi yang diselenggarakan di tingkat Kwarran Ciawi.
Keberhasilan ini menjadi bukti kualitas pembinaan kepramukaan di wilayah Ciawi. Dalam ajang Jambore Nasional XII Tahun 2026 yang akan digelar pada Agustus 2026 di Bumi Perkemahan (Buper) Wiladatika Cibubur, Kwarcab Kabupaten Bogor akan mengirimkan sebanyak 64 orang kontingen terbaik hasil seleksi ketat dari berbagai wilayah.
Jambore Nasional sendiri merupakan pertemuan besar Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perkemahan, tetapi juga wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, keterampilan, serta mempererat persatuan dan persaudaraan antar Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia.
Ketua Kwarran Ciawi, Supratno Prasetyo, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas capaian tersebut. Ia menuturkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras peserta, pembina, serta dukungan penuh dari gugus depan masing-masing.
“Ini adalah kebanggaan besar bagi Kwarran Ciawi. Semoga mereka mampu membawa nama baik daerah dan menjadi inspirasi bagi anggota Pramuka lainnya,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Ketua Mabigus SMPN 2 Ciawi, Kak Yeni Yuningsih, S.Pd, yang merasa bangga atas prestasi dua siswanya, Faiz dan Laura. Ia menyampaikan bahwa keduanya memang dikenal sebagai Pratama di pasukan masing-masing serta memiliki segudang prestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik.
“Kami sangat bangga. Ini adalah bukti bahwa Pramuka mampu membentuk karakter unggul dan berprestasi,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Mabigus MTs Fathan Mubina, Kak H. Benny Taufik Maulana, menyebut kelolosan Fahira sebagai momen bersejarah bagi gugus depannya.
“Ini adalah pertama kalinya anggota Penggalang dari MTs Fathan Mubina lolos ke Jambore Nasional. Kami sangat terharu dan bangga,” katanya.
Rasa haru juga disampaikan oleh para peserta yang lolos. Muhamad Faiz Sulaeman mengaku tidak menyangka bisa lolos hingga tahap ini dan bertekad memberikan yang terbaik. Laura Nurfitriani Dewi menyampaikan rasa syukur serta terima kasih kepada pembina dan orang tua yang selalu mendukungnya. Sementara Fahira Azqya Putri mengungkapkan kebahagiaannya karena dapat mencetak sejarah bagi sekolahnya.
Selanjutnya, para peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti Training Center sebanyak tiga kali di wilayah Kwarcab Kabupaten Bogor sebagai persiapan menuju Jambore Nasional XII Tahun 2026.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa semangat, disiplin, dan kerja keras dalam Gerakan Pramuka mampu melahirkan generasi muda yang tangguh, berprestasi, dan siap mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Pewarta : MRUchan