Jonggol, 16 Juli 2026 – Dewan Kerja Ranting (DKR) Jonggol mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Dewan Kerja Cabang (DKC) bersama Dewan Kerja Ranting (DKR) se-Kabupaten Bogor yang diselenggarakan secara daring pada Kamis, 16 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi forum koordinasi untuk menyamakan persepsi, memperkuat sinergi, serta menyampaikan arah kebijakan dan program pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega di lingkungan Kwartir Cabang Kabupaten Bogor selama tahun 2026.

Rakor dihadiri oleh Kak M. Makmur Rozak selaku Ketua Harian Kwartir Cabang Kabupaten Bogor, Kak Dian Sukmawan selaku Wakil Ketua Bidang Binamuda Kwarcab Kabupaten Bogor, serta dipimpin oleh Kak Randi Berlian selaku Ketua Dewan Kerja Cabang (DKC) Kabupaten Bogor bersama jajaran anggota DKC Kabupaten Bogor. Seluruh DKR dari berbagai Kwartir Ranting di Kabupaten Bogor turut mengikuti kegiatan secara aktif melalui media konferensi daring.

Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah agenda strategis dan rencana kegiatan Dewan Kerja yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2026. Selain mengevaluasi pelaksanaan program yang telah berjalan, forum juga menjadi wadah penyampaian informasi, koordinasi teknis, serta penguatan kolaborasi antara DKC dan seluruh DKR agar pelaksanaan program pembinaan di tingkat ranting dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan selaras dengan kebijakan Kwartir Cabang.

Pada kesempatan tersebut, Kak M. Makmur Rozak menyampaikan sejumlah arah kebijakan dan target pembinaan yang menjadi fokus bersama, di antaranya:

  • Goals DKC Tergiat Jawa Barat 2030 sebagai target bersama dalam meningkatkan kualitas dan prestasi Dewan Kerja Kabupaten Bogor.
  • DKR sebagai Mesin Penggerak Kwarran, yaitu memperkuat peran Dewan Kerja sebagai motor penggerak kegiatan Pramuka Penegak dan Pandega di tingkat ranting.
  • Garuda, Teladan, Gaya Hidup, Prestasi, sebagai semangat untuk mencetak generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan menjadi teladan di masyarakat.
  • Akreditasi Gugus Depan Penegak sebagai Investasi Masa Depan, melalui penguatan kualitas pembinaan di Gugus Depan.
  • Adaptif di Era Digital, dengan mendorong pemanfaatan teknologi informasi dalam penyelenggaraan kegiatan kepramukaan.
  • Pengembangan Kampung Pramuka sebagai pusat aktivitas, edukasi, dan pengabdian Gerakan Pramuka di tengah masyarakat.
  • Transformasi Digital Kwarran, guna meningkatkan efektivitas administrasi, koordinasi, dan pelayanan organisasi berbasis teknologi.
  • Komunikasi Publik yang Elegan dan Edukatif, melalui penyampaian informasi yang profesional, informatif, serta mampu membangun citra positif Gerakan Pramuka.
  • Mewujudkan Satu Data Pramuka, sebagai upaya membangun sistem data kepramukaan yang terintegrasi, akurat, dan mudah diakses.
  • Pelopor Pengabdian kepada Masyarakat, dengan memperkuat peran Pramuka sebagai agen perubahan melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh DKR se-Kabupaten Bogor, termasuk DKR Jonggol, dapat mengimplementasikan arah kebijakan tersebut ke dalam program kerja di tingkat ranting. Sinergi yang kuat antara Kwarcab, DKC, dan DKR diharapkan mampu menghadirkan kegiatan kepramukaan yang lebih inovatif, berdampak, serta relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar Gerakan Pramuka.

(JYU/Sekran)