Citeureup — Dalam rangka melaksanakan proses regenerasi kepemimpinan di lingkungan Gerakan Pramuka, Gugus Depan SMPN 2 Citeureup telah menyelenggarakan kegiatan Estafet Kepemimpinan Dewan Penggalang pada hari Jumat, 1 Mei 2026. Kegiatan yang bertempat di lingkungan SMPN 2 Citeureup ini dilaksanakan selama satu hari penuh dan diikuti oleh 90 peserta yang seluruhnya merupakan anggota Penggalang SMPN 2 Citeureup.
Rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif sejak pembukaan hingga penutupan. Tidak terdapat kejadian menonjol maupun kendala berarti selama kegiatan berlangsung. Para peserta menunjukkan semangat dan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti setiap sesi kegiatan. Mulai dari prosesi serah terima jabatan, pembekalan kepemimpinan, hingga sesi motivasi, seluruh peserta terlibat aktif dan menunjukkan kesungguhan untuk belajar menjadi pemimpin yang bertanggung jawab.
Kegiatan estafet kepemimpinan ini memiliki tujuan utama sebagai sarana kaderisasi Dewan Penggalang serta pembentukan karakter kepemimpinan yang kuat. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir pemimpin-pemimpin muda yang tidak hanya cakap dalam berorganisasi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai luhur kepramukaan yang terkandung dalam Tri Satya dan Dasa Darma.
Menanggapi terlaksananya kegiatan ini, Pembina Pramuka SMPN 2 Citeureup, Kak Heri Munandar, memberikan apresiasi dan harapannya. Beliau menyampaikan, "Semoga dengan adanya estafet kepemimpinan ini dapat menciptakan kepemimpinan yang unggul dan sesuai dengan kode etik Pramuka Tri Satya dan Dasa Darma. Sehingga dapat menjadi bibit unggul dan mendorong menuju Indonesia Emas untuk kepemimpinan di masa yang akan datang."
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian acara, dapat disimpulkan bahwa kegiatan Estafet Kepemimpinan Dewan Penggalang SMPN 2 Citeureup telah terlaksana dengan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan. Semoga hasil dari kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi keberlangsungan organisasi Dewan Penggalang serta melahirkan generasi penerus yang berintegritas. Demikian laporan pertanggungjawaban ini disusun sebagai bentuk dokumentasi dan evaluasi kegiatan.
muh.s