CIAMPEA  – Menutup tahun ajaran dengan kegiatan yang sarat makna, Gugusdepan Pramuka SD IT Nur Fatihah sukses menyelenggarakan Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa) tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (19/6/2026) hingga Sabtu (20/6/2026) di lingkungan sekolah dengan diikuti oleh seluruh anggota Pramuka Penggalang kelas 4 dan 5.

Perjusa kali ini mengusung tema yang selaras dengan visi sekolah: "Membentuk Pramuka Penggalang yang Mandiri, Tangguh, Berakhlak Mulia, dan Berjiwa Qur'ani". Kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk melatih fisik dan mental kepramukaan, tetapi juga memperkokoh ibadah dan kemandirian siswa.

Upacara pembukaan dimulai pada Jumat siang yang dibuka secara langsung oleh Ketua Kwarran Ciampea Kak Sari Setiawati sekaligus dalam amanatnya, beliau berpesan agar semangat Dasa Darma Pramuka dapat berjalan beriringan dengan nilai-nilai Islam.

"Pramuka di SD IT Nur Fatihah harus menjadi pelopor kebaikan. Di Perjusa ini, kalian tidak hanya belajar mendirikan tenda atau sandi, tetapi juga belajar bagaimana tetap disiplin menjaga salat lima waktu berjamaah, tilawah, dan saling menolong mencerminkan akhlakul karimah," tutur beliau.

Selama dua hari satu malam, para peserta dihadapkan pada berbagai agenda padat yang melatih kerja sama tim (regu) sekaligus spiritualitas mereka diantaranya Pionering & Kemandirian, Setiap regu bergotong-royong mendirikan tenda dan memasak makanan mandiri untuk makan malam, Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit) & Api Unggun Setelah pelaksanaan salat Magrib dan Isya berjamaah serta mendengarkan kultum, acara dilanjutkan dengan upacara api unggun yang hangat.

Setiap regu menampilkan pentas seni islami, mulai dari nasyid, puisi bernuansa perjuangan, hingga yel-yel kreatif dan dilanjut dengan Qiyamul Lail & Muhasabah Pada Sabtu dini hari, para peserta dibangunkan untuk melaksanakan salat Tahajud berjamaah dan doa bersama, memohon kemudahan dalam menuntut ilmu.

Memasuki Sabtu (20/6) pagi, setelah zikir pagi dan senam kebugaran, para penggalang mengikuti kegiatan penjelajahan (wide game) menyusuri rute di sekitar area sekolah untuk menguji kekompakan dan ketahanan fisik.

Kegiatan Perjusa ditutup secara resmi pada Sabtu siang. Sebelum para peserta melakukan operasi semut membersihkan lingkungan sekolah dan kembali ke rumah masing-masing, pihak sekolah mengumumkan penghargaan bagi regu terbaik.

Melalui Perjusa ini, SD IT Nur Fatihah berharap para siswa dapat membawa pulang karakter baru yang lebih mandiri, disiplin ibadah, serta memiliki rasa solidaritas yang tinggi terhadap sesama.

Pewarta : MAM (Kominfo Kwarran Ciampea)