Bogor, Kamis (23/04/2026) — Semangat dan jiwa petualang tampak membara dalam kegiatan latihan rutin Pramuka Gudep 24.097–24.098 Sanggar Bakti SMP Bina Insan Boarding School. Pada kesempatan kali ini, para anggota Pramuka tidak hanya mengikuti latihan biasa, melainkan mendalami salah satu keterampilan penting dalam dunia kepramukaan, yaitu materi peta pita, yang menjadi bekal utama dalam navigasi darat.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini diikuti oleh seluruh anggota Pramuka dengan penuh antusias. Sejak awal kegiatan, peserta sudah diarahkan untuk memahami bahwa peta pita bukan sekadar gambar, melainkan representasi perjalanan yang mencatat arah, jarak, serta kondisi lingkungan secara sistematis dan detail. Materi ini menjadi sangat penting, terutama dalam kegiatan penjelajahan atau aktivitas di alam terbuka.

Latihan dimulai dengan pemberian materi dasar oleh pembina Pramuka, Kak Indra Margajaya, yang menjelaskan konsep peta pita, fungsi, serta berbagai simbol yang umum digunakan. Ia menekankan bahwa ketelitian dan kemampuan membaca situasi lapangan menjadi kunci utama dalam menyusun peta pita yang akurat.

“Peta pita bukan hanya soal menggambar jalur, tetapi bagaimana kita mampu mengamati, mencatat, dan memahami lingkungan sekitar. Ini melatih fokus, kerja sama, dan ketajaman berpikir,” jelas Kak Indra Margajaya di hadapan peserta.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung di lapangan. Para peserta dibagi dalam beberapa kelompok kecil untuk melakukan simulasi perjalanan. Dengan berbekal kompas, mereka menelusuri rute yang telah ditentukan sambil mencatat setiap perubahan arah, jarak tempuh, hingga kondisi lingkungan seperti tikungan, persimpangan, dan objek penting di sekitar jalur.

Dalam praktik tersebut, terlihat jelas bagaimana para anggota saling bekerja sama, berdiskusi, dan berbagi peran. Ada yang bertugas mencatat, ada yang mengamati arah, serta ada pula yang memastikan ketepatan langkah perjalanan. Aktivitas ini tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga membangun kekompakan tim.

Salah satu peserta, M. Nabil Athallah selaku Pratama Putra, mengaku sangat menikmati kegiatan tersebut.

“Latihan ini sangat seru dan menantang. Kami benar-benar merasa seperti sedang menjelajah. Sekarang kami jadi lebih paham cara menentukan arah dan membuat peta perjalanan dengan benar,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh keceriaan. Para peserta tampak semakin percaya diri dalam menggunakan kompas dan memahami konsep navigasi sederhana. Selain itu, latihan ini juga menjadi sarana untuk mengasah karakter disiplin, tanggung jawab, dan kepemimpinan dalam diri setiap anggota Pramuka.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota Pramuka Gudep 24.097–24.098 Sanggar Bakti SMP Bina Insan Boarding School tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan keterampilan navigasi darat dalam berbagai situasi. Bekal ini menjadi sangat penting untuk menghadapi kegiatan kepramukaan yang lebih menantang di masa mendatang, terutama di alam terbuka.

Pewarta : MRUchan
Kontributor : Indra Margo