Citeureup – Semarak peringatan Hari Pramuka terus dihidupkan oleh Kwartir Ranting Citeureup melalui pelaksanaan Lomba Tingkat (LT) II. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 14 Agustus 2026, di SMK Bhakti Kencana Citeureup tersebut menghadirkan berbagai perlombaan yang menguji keterampilan, ketangkasan, kreativitas, dan kekompakan anggota Pramuka Penggalang.
Salah satu cabang lomba yang menantang ketelitian sekaligus kekuatan peserta adalah Lomba Pionering dengan membuat menara pandang. Perlombaan ini diikuti oleh anggota Pramuka Penggalang tingkat SMP/MTs di Kwartir Ranting Citeureup.
Dalam perlombaan tersebut, peserta dituntut mampu menerapkan keterampilan tali-temali serta teknik pionering secara tepat. Selain memperhatikan kekuatan konstruksi, peserta juga harus mampu menjaga kerapian dan keindahan hasil karya menara pandang.
Juri Lomba Pionering merupakan Pengurus Kwarran Citeureup, yaitu Kak Rahmat, S.Pd.SD., Waka Bina Muda dan Kak Yanto, S.Pd., Waka Orgakum. Keduanya memberikan perhatian terhadap proses pengerjaan peserta, mulai dari teknik ikatan, kekuatan konstruksi, hingga kerapian dan kreativitas dalam menghasilkan menara pandang.
Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh semangat. Meskipun cuaca cukup panas, para peserta tetap menunjukkan antusiasme dan berusaha memberikan hasil terbaik bagi regunya.
Selama pelaksanaan lomba, tidak terdapat kejadian menonjol seperti kecelakaan, kehilangan barang, maupun peserta yang mengalami sakit. Seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan kondusif.
Kak Rahmat dan Kak Yanto menyampaikan apresiasi atas usaha yang telah ditunjukkan para peserta. Menurut keduanya, peserta telah memberikan kemampuan terbaiknya, namun persiapan yang lebih matang tetap diperlukan untuk menghasilkan karya yang semakin kuat, rapi, dan indah.
"Seluruh peserta sudah mempersembahkan yang terbaik, hanya beberapa koreksi saja dibagian penggunaan tongkat dan tambangnya untuk lebih memiliki keindahan dan kekuatan perlu persiapan yang lebih matang" ujar kak Rahmat, dewan juri lomva Pionering.
Melalui Lomba Pionering, LT II Kwarran Citeureup tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi anggota Pramuka Penggalang. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan tali-temali, ketelitian, kreativitas, kekompakan, serta kemampuan bekerja sama dalam menghasilkan karya kepramukaan yang kuat dan bermanfaat.
Aurelia Zalfa Raisa
Ketelitian dan Kekuatan Diuji dalam Lomba Pionering LT II Kwarran Citeureup
15-08-2026
37