KOBARKAN SEMANGAT PERSAUDARAAN, API UNGGUN JAMRAN CITEUREUP 2026 BERKOBAR DI BUKIT HAMBALANG
CITEUREUP – Malam di Bukit Hambalang menjadi saksi bisu kobaran semangat ribuan Pramuka Penggalang. Api Unggun Jambore Ranting (Jamran) Citeureup 2026 sukses digelar di Lapangan Utama pada Kamis malam, 16 Oktober 2026.
Kegiatan sakral yang berlangsung selama 1 jam tersebut diikuti oleh seluruh Pramuka Penggalang tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kwarran Citeureup. Meski dilaksanakan pada malam hari setelah seharian penuh beraktivitas, kondisi kegiatan terpantau sangat kondusif. Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti setiap rangkaian prosesi Api Unggun.
Prosesi penyalaan api unggun berlangsung khidmat dan penuh makna. Begitu api berkobar membumbung tinggi menerangi langit Hambalang, sorak semangat dan tepuk tangan peserta pun pecah. Kobaran api tersebut menjadi simbol semangat yang tak pernah padam, persaudaraan, dan persatuan.
Ketua Kwarran Citeureup, Kak Warsini, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi yang tinggi.
“Alhamdulillah, malam Api Unggun Jambore Ranting Kwarran Citeureup tahun 2026 berjalan dengan sangat kondusif, aman, dan penuh makna. Saya melihat kobaran api unggun malam ini bukan sekadar simbol, tetapi menjadi simbol semangat, persaudaraan, dan persatuan bagi seluruh Peserta Jambore Ranting Kwarran Citeureup,” ujar Kak Warsini.
Menurutnya, Api Unggun adalah puncak dari pembinaan karakter, di mana adik-adik Penggalang diajarkan tentang keberanian, kebersamaan, dan rasa syukur.
Kemeriahan malam Api Unggun juga dirasakan langsung oleh peserta. Muhamad Arfan Azzikri dari SMPN 2 Citeureup mengaku momen ini menjadi yang paling berkesan.
“Api Unggunnya keren banget, meriah dan seru! Awalnya capek karena seharian ikut kegiatan, tapi pas api unggun nyala semua jadi semangat lagi. Bisa tampil pentas seni bareng teman-teman dari sekolah lain, nyanyi bareng, ketawa bareng. Ini pengalaman paling berkesan selama Jambore Ranting di Bukit Hambalang. Antusias semua peserta luar biasa,” ungkap Arfan dengan penuh semangat.
Kegiatan Api Unggun ditutup dengan penampilan pentas seni, nyanyian bersama, dan renungan yang menambah kekhidmatan malam. Sepanjang kegiatan, tidak ada kejadian yang tidak diinginkan. Semua berjalan aman, tertib, dan lancar.
Api boleh padam, namun semangat dan persaudaraan yang tercipta di malam Api Unggun Jamran Citeureup 2026 akan terus menyala di dalam dada setiap Pramuka.
muh.s