CISARUA— Ajang Lomba Tingkat (LT) II dan Jambore tidak hanya diuji melalui keterampilan fisik di lapangan terbuka, tetapi juga melalui ketelitian, imajinasi, dan kreativitas seni. Salah satu mata lomba yang paling menarik perhatian dan dipadati penonton adalah Lomba Maket Perkemahan khusus untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) / Madrasah Ibtidaiyah (MI).

Lomba ini menantang para peserta siaga dan penggalang untuk merancang miniatur bumi perkemahan yang ideal, lengkap dengan berbagai fasilitas penunjang seperti tapak kemah, gapura, tiang bendera, tenda utama, dapur lapangan, hingga MCK yang ditata secara rapi, bersih, dan sesuai dengan standar perkemahan pramuka yang sebenarnya.

Penilaian Ketat oleh Ka Muhidin

Kompetisi ini semakin bergengsi karena menghadirkan juri ahli di bidangnya, yaitu Ka Muhidin. Dikenal sebagai pembina yang teliti dan berpengalaman, beliau turun tangan langsung untuk memeriksa setiap detail karya maket yang dibuat oleh masing-masing pangkalan sekolah.

Satu per satu meja pameran didatangi oleh Ka Muhidin. Beliau dengan cermat menilai beberapa aspek penting, di antaranya:

  • Aspek Kebersihan dan Kerapian: Tata letak kavling dan kebersihan lingkungan miniatur.

  • Aspek Estetika dan Kreativitas: Pemanfaatan bahan daur ulang serta seni dekorasi perkemahan.

  • Aspek Fungsionalitas: Kesesuaian struktur bangunan tenda dan fasilitas pendukung dengan standar teknis kepramukaan.

"Maket bukan sekadar pajangan seni biasa, tetapi ini adalah cerminan bagaimana adik-adik kita merencanakan sebuah perkemahan yang tertib, aman, dan nyaman. Melalui miniatur ini, kita bisa melihat sejauh mana pemahaman mereka tentang tata ruang perkemahan yang baik," ungkap Ka Muhidin di sela-sela proses penjurian.

Antusiasme Peserta dan Harapan ke Depan

Para peserta dari berbagai gugus depan SD/MI terlihat sangat antusias dan gugup saat karya mereka dinilai. Mereka harus menjelaskan konsep maket buatan kelompoknya di hadapan Ka Muhidin dengan percaya diri.

Melalui Lomba Maket Perkemahan ini, diharapkan para peserta didik tingkat SD/MI tidak hanya terampil dalam kegiatan luar ruangan (outdoor), tetapi juga mampu melatih kemampuan berpikir kreatif, bekerja sama dalam tim, serta memahami manajemen tata ruang sejak usia dini.

 

_INFOKOM KWARRAN CISARUA_