CILEUNGSI – Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Cileungsi menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi AyoPramuka Tahap Pertama pada Sabtu (1/8/2026) di SMK PGRI Karisma Bangsa. Kegiatan ini diikuti oleh para pembina Pramuka utusan gugusdepan yang telah mengikuti pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA) Kwarnas Tahap 1.

Bimtek menghadirkan Kak Taufik dari PT. RIN Kwarnas sebagai narasumber. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kak Zaenudin, S.Pd, selaku Wakil Ketua Bina Muda Kwarran Cileungsi.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan secara menyeluruh mengenai penggunaan berbagai fitur pada Aplikasi AyoPramuka. Materi yang disampaikan meliputi teknis log in aplikasi, penggunaan fitur multi pangkalan yang berkaitan dengan proses mutasi anggota, presensi kegiatan, pembaruan berita atau posting kegiatan, teknis pengisian Syarat Kecakapan Umum (SKU), hingga teknis pengujian SKU melalui aplikasi.

Selama pelaksanaan bimtek, para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi. Mereka aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta langsung mempraktikkan penggunaan fitur-fitur yang diperkenalkan oleh narasumber. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan para pembina dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung administrasi dan pembinaan kepramukaan di gugusdepan masing-masing.

Ketua Kwarran Cileungsi, Kak Endi Suardi, M.Pd, menyampaikan bahwa pelaksanaan Bimtek AyoPramuka merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi pembina dalam memanfaatkan aplikasi yang dikembangkan oleh Kwartir Nasional dan PT. RIN.

"Hari ini kita bekali para pembina tentang Aplikasi AyoPramuka bagi gugusdepan yang telah membuat KTA Kwarnas Tahap 1. Kegiatan ini akan kita adakan kembali dalam rangka meningkatkan kompetensi pembina dalam penggunaan aplikasi," ungkap Kak Endi Suardi, M.Pd.

Melalui Bimbingan Teknis AyoPramuka Tahap Pertama ini, Kwarran Cileungsi berharap seluruh pembina mampu mengoptimalkan penggunaan aplikasi dalam pengelolaan data anggota, administrasi gugusdepan, pelaksanaan pembinaan, hingga dokumentasi kegiatan. Dengan demikian, transformasi digital di lingkungan Gerakan Pramuka dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan memberikan manfaat bagi seluruh anggota Pramuka di wilayah Kwarran Cileungsi.