CILEUNGSI – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Cileungsi melalui Bidang Bina Muda menyelenggarakan Penilaian Calon Pramuka Garuda Tahun 2026 Tahap II pada Sabtu–Minggu, 25–26 Juli 2026, bertempat di SMP Negeri 4 Cileungsi.
Kegiatan ini merupakan tahapan penting dalam proses seleksi Pramuka Garuda, yaitu penghargaan tertinggi bagi peserta didik Gerakan Pramuka yang telah menunjukkan prestasi, keterampilan, sikap, dan karakter sesuai dengan syarat kecakapan yang ditetapkan.
Sebanyak 69 peserta mengikuti penilaian yang terdiri atas 4 Pramuka Siaga, 53 Pramuka Penggalang, dan 12 Pramuka Penegak. Peserta golongan Penggalang dan Penegak mengikuti rangkaian penilaian selama dua hari, sedangkan peserta golongan Siaga mengikuti penilaian pada Minggu, 26 Juli 2026.
Tim penilai berasal dari jajaran Pengurus Kwartir Ranting Cileungsi, yang terdiri atas unsur Andalan Siaga, Andalan Penggalang, Andalan Penegak, serta pengurus Kwarran yang telah memiliki Kursus Pelatih Dasar (KPD). Seluruh proses penilaian dilaksanakan secara objektif, profesional, dan mengutamakan kualitas peserta didik sesuai ketentuan Pramuka Garuda.
Sebelum mengikuti penilaian di tingkat Kwartir Ranting, setiap calon Pramuka Garuda telah melalui proses penilaian di Gugusdepan oleh Pembina dan orang tua masing-masing. Hasil penilaian tersebut menjadi salah satu bagian dari kelengkapan administrasi sekaligus bahan pertimbangan bagi tim penilai dalam melihat perkembangan karakter dan pencapaian peserta.
Ketua Tim Penilai sekaligus Wakil Ketua Kwartir Ranting Cileungsi Bidang Bina Muda, Kak Zaenudin, menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan peserta yang dinyatakan lulus benar-benar memenuhi kriteria sebagai Pramuka Garuda.
"Awalnya ada 80 orang calon peserta yang diajukan Gugusdepan, namun hanya 69 orang yang memenuhi kriteria awal. Hari ini kita akan melihat sejauh mana kemampuan dari 69 orang tersebut. Di akhir kegiatan kami akan mengadakan rapat tim penilai untuk menentukan lolos atau tidaknya calon Pramuka Garuda ini," ungkap Kak Zaenudin.
Melalui kegiatan ini, Kwarran Cileungsi berharap dapat melahirkan Pramuka Garuda yang tidak hanya unggul dalam keterampilan kepramukaan, tetapi juga memiliki kepribadian yang berkarakter, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta mampu menjadi teladan di Gugusdepan, sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Penilaian Tahap II ini menjadi bagian dari komitmen Kwarran Cileungsi dalam menjaga kualitas pembinaan peserta didik serta memastikan bahwa setiap Pramuka Garuda yang dihasilkan benar-benar layak menyandang predikat sebagai anggota Gerakan Pramuka yang berprestasi dan berintegritas.