Jonggol, 23 Juli 2026 – Gugusdepan 15-105 dan 15-106 Sanggar Bakti SDN Sukamanah 01, Kecamatan Jonggol, telah melaksanakan Musyawarah Gugusdepan (Mugus) pada Kamis, 23 Juli 2026, pukul 13.00–16.30 WIB bertempat di SDN Sukamanah 01. Kegiatan ini menjadi forum tertinggi di tingkat Gugusdepan untuk menyusun arah kebijakan serta menetapkan program kerja pembinaan kepramukaan dalam dua tahun mendatang.
Musyawarah dipimpin dan dikomandoi oleh Kak Junah selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (Ka Mabigus) serta dihadiri oleh Kak Saji Junaedi selakuKetua Kwartir Ranting Jonggol, unsur Kwarran Jonggol, para Pembina Gugusdepan, Pembina Siaga dan Penggalang, Pembantu Pembina, peserta didik golongan Siaga dan Penggalang beserta orang tua mereka. Kehadiran seluruh unsur tersebut mencerminkan kuatnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan Gerakan Pramuka dalam mendukung pembinaan karakter peserta didik.
Musyawarah Gugusdepan tahun 2026 memiliki makna yang istimewa. Kegiatan ini merupakan pelaksanaan Mugus yang kedua di Sanggar Bakti SDN Sukamanah 01. Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, Mugus kali ini dilaksanakan secara mandiri oleh Gugusdepan dan mendapat kehormatan dengan hadirnya secara langsung Ketua Kwarran Jonggol, Kak Saji Junaedi, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan tata kelola Gugusdepan.
Dalam proses musyawarah, peserta bersama-sama membahas evaluasi pelaksanaan program sebelumnya, merumuskan berbagai usulan kegiatan, serta menetapkan program kerja Gugusdepan untuk dua tahun ke depan. Seluruh keputusan diambil melalui musyawarah mufakat dengan mengedepankan semangat kebersamaan, partisipasi aktif, dan komitmen untuk meningkatkan kualitas pembinaan kepramukaan di lingkungan Sanggar Bakti SDN Sukamanah 01.
Melalui pelaksanaan Mugus ini, diharapkan terbangun sinergitas yang semakin kuat antara Majelis Pembimbing Gugusdepan, Kwarran Jonggol, para pembina, peserta didik, serta orang tua. Dengan konsistensi pelaksanaan program kepramukaan, manfaat pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka diharapkan dapat dirasakan secara komprehensif oleh seluruh warga Sanggar Bakti, sehingga mampu mencetak generasi muda yang berkarakter, disiplin, mandiri, dan berjiwa gotong royong.