Leuwisadeng. Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Leuwisadeng sukses menyelenggarakan rangkaian puncak peringatan Hari Pramuka ke-65 yang dirangkaikan dengan Penutupan Lomba Tingkat II (LT II) secara meriah dan khidmat di Pondok Pesantren Modern An-Nida pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Upacara resmi yang dipimpin langsung oleh Drs. Rudy Mulyana selaku Kak Mabiran Leuwisadeng sebagai pembina upacara ini dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai di Pondok Pesantren Modern An-Nida, serta turut didampingi oleh anggota DPRD Kabupaten Bogor Dr. Usep Nukliri, Ketua Kwarran beserta pengurus dan andalan, unsur Mabiran, Danramil, Kapolsek, pimpinan Ponpes An-Nida, para Mabigus serta para pembina SD/MI, SMP/MTs, MA/SMA/SMK sederajat, serta para penerima Tanda Penghargaan Orang Dewasa (TPOD) sebagai wujud penghargaan atas dedikasi nyata dalam pengembangan kepramukaan di wilayah Leuwisadeng.
Acara diawali dengan pasukan upacara yang mendampingi rapi dan penuh disiplin di lapangan utama Pondok Pesantren Modern An-Nida. Dalam amanatnya, Kak Mabiran Drs. Rudy Mulyana menekankan pentingnya peran strategis Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, mandiri, dan berjiwa Pancasila guna menyemangati masa depan bangsa. Suasana kegiatan semakin bermakna tatkala dilangsungkan prosesi penyematan Tanda Penghargaan Orang Dewasa (TPOD) kepada sejumlah tokoh dan pembina pramuka berprestasi. Rangkaian acara kemudian ditutup secara resmi melalui pengumuman pemenang serta penurunan bendera Lomba Tingkat II (LT II), yang menandai tuntasnya kompetisi ajang kepramukaan tingkat penggalang penuh semangat sportivitas dan ukhuwah islamiyah.
Dr. Rudy Mulyana selaku Kak Mabiran Leuwisadeng bertindak sebagai pembina upacara, berdiri tegap menyampaikan amanat di hadapan seluruh peserta upacara dan tamu undangan.
Suasana khidmat saat jajaran tamu undangan penting, termasuk anggota DPRD Kabupaten Bogor Dr. Usep Nukliri, Danramil, Kapolsek, dan pimpinan Ponpes An-Nida, mengikuti jalannya upacara Hari Pramuka ke-65.
Momen penyematan Tanda Penghargaan Orang Dewasa (TPOD) kepada para pembina dan tokoh pendukung kepramukaan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian tanpa batas.
Penyelenggaraan Upacara Hari Pramuka ke-65 dan Penutupan LT II ini meninggalkan kesan mendalam serta membakar gelora semangat juang seluruh anggota pramuka di Kwarran Leuwisadeng. Semoga momentum ini kian memperkokoh soliditas kepengurusan serta melahirkan generasi muda yang siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat dan bangsa. Satyaku Kudharmakan, Dharmaku Bhaktikan!