CILEUNGSI – Setelah riuh rendah kompetisi di lapangan olahraga, suasana di SMK PGRI Karisma Bangsa mendadak berganti menjadi penuh khidmat dan syahdu saat cabang lomba menyanyi Sunda dimulai. Perlombaan di bidang seni ini menjadi salah satu daya tarik utama dalam KANIRA tahun ini, sekaligus menjadi bukti nyata kepedulian Pramuka Penegak Cileungsi terhadap kelestarian
budaya lokal.

Satu per satu perwakilan ambalan dari berbagai pangkalan se-Cileungsi naik ke atas panggung untuk menunjukkan kebolehan vokal mereka. Mengenakan pakaian khas yang anggun, para peserta berhasil memukau hadirin dengan pembawaan lagu-lagu Sunda yang penuh penghayatan. Alunan cengkok vokal tradisional yang khas dari para penyanyi muda ini membuat atmosfer ruangan terasa begitu magis dan penuh dengan nilai estetika budaya.

Apresiasi tinggi datang dari Kak Zaenudin bersama para pengurus kwarran, rekan-rekan dewan kerja, dan tim pewarta yang hadir menyaksikan langsung jalannya perlombaan. Mereka tampak menikmati setiap penampilan dan sesekali memberikan tepuk tangan meriah atas keberanian serta kreativitas para Pramuka Penegak dalam membawakan kesenian daerah di era modern seperti sekarang ini.

Melalui lomba menyanyi Sunda ini, KANIRA tidak hanya sekadar menjadi ruang kompetisi di luar materi kepramukaan, tetapi juga menjadi wadah edukasi budaya yang sangat penting. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta yang lebih mendalam di kalangan generasi muda Cileungsi untuk terus menjaga, merawat, dan melestarikan seni tradisional Sunda agar tidak lekang oleh waktu.